5 Cara Mengatasi Microsleep saat Berkendara di Arus Balik Lebaran

3 hours ago 3

loading...

Microsleep menjadi salah satu penyebab terjadinya kecelakaan. Foto: Ilustrasi/Istimewa

JAKARTA - Perjalanan arus balik Lebaran telah dimulai. Banyak masyarakat berbondong-bondong kembali ke Jakarta setelah liburan Idul Fitri.
Di balik arus balik, ada risiko besar yang kerap diabaikan, yaitu microsleep saat berkendara. Microsleep adalah kondisi ketika seseorang tertidur secara singkat selama beberapa detik tanpa disadari, biasanya akibat kelelahan atau kurang tidur.

Dalam situasi berkendara, kondisi ini sangat berbahaya karena dapat membuat pengemudi kehilangan fokus, bahkan kendali atas kendaraan dalam waktu singkat. Apalagi saat arus mudik, di mana jalanan cenderung padat, waktu tempuh lebih lama, dan kondisi fisik mudah menurun, risiko microsleep meningkat drastis.

Oleh karena itu, penting bagi setiap pengemudi untuk memahami cara mengatasi dan mencegah microsleep agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan.

Baca Juga : Mengenal Microsleep saat Mudik dan Cara Mengatasinya

Berikut 5 tips mengatasi microsleep saat berkendara di arus balik Lebaran, dirangkum iNews Media Group, Jumat (27/3/2026).

1. Istirahat Secara Berkala
Mengemudi dalam waktu lama tanpa jeda dapat membuat tubuh dan otak kelelahan. Disarankan untuk berhenti setiap 2–3 jam sekali di rest area atau tempat aman lainnya. Gunakan waktu istirahat untuk meregangkan otot, berjalan sejenak, atau bahkan tidur singkat selama 15–30 menit. Istirahat yang cukup terbukti efektif mengembalikan konsentrasi dan mengurangi rasa kantuk.

2. Pastikan Tidur Cukup Sebelum Berangkat
Kualitas tidur sebelum perjalanan sangat menentukan kondisi tubuh selama berkendara. Usahakan tidur minimal 6–8 jam pada malam sebelum berangkat mudik. Hindari begadang, terutama jika Anda berencana melakukan perjalanan jauh. Tubuh yang segar akan membuat refleks dan fokus tetap optimal di jalan.

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |