Badko HMI Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Batu Bara

11 hours ago 8

loading...

Tim gabungan Kortas Tipidkor Polri dan Polda Metro Jaya membawa sejumlah alat bukti usai penggeledahan di Kafe DeClan Signature, Jalan Cipete Raya, Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2026). Foto/Dok. SindoNews

JAKARTA - Ketua Umum Badko Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jabodetabeka-Banten Fachri Muhammad mengapresiasi dan dukungan penuh kepada Polri. Dukungan ini diberikan atas langkah cepat Kortastipidkor dan Polda Metro Jaya mengusut tuntas skandal dugaan korupsi pemenuhan pasokan batu bara senilai Rp5 triliun yang sempat memicu terjadinya blackout (mati listrik massal) di beberapa wilayah Indonesia.

Fachri Muhammad mengatakan, langkah tegas Polri sangat krusial dalam menyelamatkan ketahanan energi nasional. Kasus yang terindikasi merugikan negara hingga triliunan rupiah ini dinilai telah berdampak sistemik terhadap hajat hidup orang banyak. Baca juga: Usut Korupsi Batu Bara hingga Asabri, Polisi Geledah Kafe dan Money Changer di Jaksel

"Kami mengapresiasi dan mendukung penuh gerak cepat Polri yang telah menaikkan status penanganan kasus dugaan korupsi pasokan batu bara ini ke tingkat penyidikan. Dampak dari penyelewengan ini sangat fatal, tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga langsung menyengsarakan masyarakat luas akibat pemadaman listrik massal (blackout)," katanya kepada wartawan, Kamis (9/7/2026).

Menurut Fachri, sektor energi seperti batu bara untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) merupakan instrumen vital bagi stabilitas dan perputaran roda ekonomi nasional. Gangguan pasokan akibat praktik koruptif dinilai dapat memperburuk iklim investasi serta menurunkan daya saing Indonesia di kancah global.

"Korupsi di sektor energi ini dampak dominonya sangat besar. Ketika listrik mati massal, pelaku UMKM, industri, hingga aktivitas sosial masyarakat lumpuh total. Oleh karena itu, para pelaku yang memanipulasi pasokan batu bara ini harus ditindak tegas dan dihukum seberat-beratnya demi memberikan efek jera," tambahnya. Baca juga: HMI MPO Dorong Percepatan Reformasi Nasional

Fachri juga mendorong tim penyidik Polri agar terus mengusut tuntas seluruh pihak yang terlibat. Termasuk mendalami indikasi Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) serta menyeret aktor intelektual di balik skandal tersebut tanpa pandang bulu. "Kami berharap Polri tidak ragu untuk menindak siapa pun oknum yang bermain, baik dari korporasi swasta maupun pihak terkait lainnya," pungkas Fachri.

(poe)

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |