Kapal Perang Sekutu AS Masuk Selat Taiwan, China Marah

2 hours ago 4

loading...

China marah dan protes keras setelah kapal perang Jepang memasuki Selat Taiwan. Foto/Naval News

BEIJING - Pemerintah China marah dan menyampaikan protes keras kepada Jepang setelah kapal perang Tokyo memasuki Selat Taiwan pada hari Jumat. Beijing menyatakan tindakan sekutu Amerika Serikat (AS) telah mengancam kedaulatan dan keamanan China.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun mengatakan militer Beijing telah menangani masuknya kapal perang tersebut sesuai dengan hukum dan peraturan.

Baca Juga: Strategi AS Mencekik Minyak China, dari Venezuela, Selat Hormuz, hingga Indonesia

Menyatakan bahwa pernyataan keliru Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi tentang Taiwan telah menimbulkan kerusakan serius pada hubungan bilateral, Guo mengatakan pengiriman kapal Pasukan Bela Diri Jepang ke Selat Taiwan untuk memamerkan kekuatan militernya dan melakukan provokasi yang disengaja memperparah kesalahan tersebut.

"Ini sekali lagi mengungkap upaya berbahaya dari individu-individu tertentu di Jepang untuk secara militer mengganggu Selat Taiwan dan merusak perdamaian dan stabilitas lintas Selat," kata Guo, seperti dikutip dari China Daily, Minggu (19/4/2026).

Dia menekankan bahwa masalah Taiwan menyangkut kedaulatan dan integritas teritorial China, serta fondasi politik hubungan China-Jepang, dan merupakan garis merah yang tidak boleh dilanggar.

Beijing, kata Guo, mendesak pihak Jepang untuk sungguh-sungguh merenungkan kesalahannya, mundur dari ambang kehancuran, berhati-hati dalam ucapan dan tindakannya, dan menahan diri untuk tidak melangkah lebih jauh ke jalan yang salah.

Pergerakan kapal perang tersebut menandai titik konflik terbaru dalam hubungan China-Jepang, yang telah memburuk sejak pernyataan provokatif Takaichi pada November lalu.

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |