Mantan PM Ditangkap, 77 Orang Tewas dalam Kasus Demo Antikorupsi

3 hours ago 3
Petugas polisi bentrok dengan pendukung mantan Perdana Menteri Nepal dan Ketua Partai Komunis Nepal, K.P. Sharma Oli, imbas penahanan Oli oleh polisi di Kathmandu, Nepal, Sabtu (28/3/2026). (REUTERS/Navesh Chitrakar)

Petugas polisi bentrok dengan pendukung mantan Perdana Menteri Nepal dan Ketua Partai Komunis Nepal, K.P. Sharma Oli, imbas penahanan Oli oleh polisi di Kathmandu, Nepal, Sabtu (28/3/2026). (REUTERS/Navesh Chitrakar)

Petugas polisi bentrok dengan pendukung mantan Perdana Menteri Nepal dan Ketua Partai Komunis Nepal, K.P. Sharma Oli, imbas penahanan Oli oleh polisi di Kathmandu, Nepal, Sabtu (28/3/2026). (REUTERS/Navesh Chitrakar)

Demo berujung rusuh kemudian massa turun ke jalan tak hanya menuntut mencabut larangan medsos, tapi juga menuntut pemberantasan korupsi. (REUTERS/Navesh Chitrakar)

Petugas polisi bentrok dengan pendukung mantan Perdana Menteri Nepal dan Ketua Partai Komunis Nepal, K.P. Sharma Oli, imbas penahanan Oli oleh polisi di Kathmandu, Nepal, Sabtu (28/3/2026). (REUTERS/Navesh Chitrakar)

Kepolisian Nepal menangkap mantan perdana menteri KP Sharma Oli pada Sabtu (waktu setempat) terkait dugaan perannya dalam penanganan brutal demonstrasi antikorupsi pada September 2025 yang menewaskan puluhan orang. (REUTERS/Navesh Chitrakar)

Petugas polisi bentrok dengan pendukung mantan Perdana Menteri Nepal dan Ketua Partai Komunis Nepal, K.P. Sharma Oli, imbas penahanan Oli oleh polisi di Kathmandu, Nepal, Sabtu (28/3/2026). (REUTERS/Navesh Chitrakar)

Setidaknya 77 orang tewas dalam pemberontakan pemuda antikorupsi pada September 2025, yang bermula dari larangan sementara penggunaan media sosial. (REUTERS/Navesh Chitrakar)

Petugas polisi bentrok dengan pendukung mantan Perdana Menteri Nepal dan Ketua Partai Komunis Nepal, K.P. Sharma Oli, imbas penahanan Oli oleh polisi di Kathmandu, Nepal, Sabtu (28/3/2026). (REUTERS/Navesh Chitrakar)

Pihak berwenang menangkap pemimpin komunis berpengaruh tersebut di kediamannya di pinggiran ibu kota Kathmandu. Mereka juga menangkap mantan menteri dalam negeri Ramesh Lekhak, yang dituduh memerintahkan pihak berwenang untuk menembaki para demonstran. (REUTERS/Navesh Chitrakar)

Petugas polisi bentrok dengan pendukung mantan Perdana Menteri Nepal dan Ketua Partai Komunis Nepal, K.P. Sharma Oli, imbas penahanan Oli oleh polisi di Kathmandu, Nepal, Sabtu (28/3/2026). (REUTERS/Navesh Chitrakar)

Kerusuhan kali ini adalah yang terbesar di negara Asia Selatan itu dalam beberapa dekade terakhir. (REUTERS/Navesh Chitrakar)

Petugas polisi bentrok dengan pendukung mantan Perdana Menteri Nepal dan Ketua Partai Komunis Nepal, K.P. Sharma Oli, imbas penahanan Oli oleh polisi di Kathmandu, Nepal, Sabtu (28/3/2026). (REUTERS/Navesh Chitrakar)

Nepal merupakan salah satu negara termiskin di Asia. Setelah sistem monarki dihapuskan, Nepal terjerembab pada instabilitas politik hingga ekonomi yang naik turun. (REUTERS/Navesh Chitrakar)

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |