loading...
MNC Sekuritas sukses menggelar acara tahunan Investor Gathering dan Corporate Forum 2026 dengan mengusung tema Capturing Early Opportunities in the Global Market Shift pada Kamis (5/03/2026). FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - MNC Sekuritas merupakan perusahaan efek di bawah naungan MNC Group, yang saat ini mayoritas sahamnya dimiliki oleh PT MNC Kapital Indonesia Tbk dan perusahaan sekuritas terbaik yang memiliki reputasi serta mendapat berbagai penghargaan. MNC Sekuritas aktif dan konsisten dalam menggelar kegiatan edukasi pasar modal untuk menciptakan investor yang berkualitas di Tanah Air.
MNC Sekuritas sukses menggelar acara tahunan Investor Gathering dan Corporate Forum 2026 dengan mengusung tema "Capturing Early Opportunities in the Global Market Shift" pada Kamis (5/03/2026). Kegiatan ini dihadiri ±350 investor terpilih MNC Sekuritas. Rangkaian acara diawali dengan sesi Corporate Forum yang menghadirkan 3 (tiga) Manajer Investasi untuk memaparkan update market dan 3 (tiga) emiten untuk memaparkan prospek bisnisnya, antara lain: PT Ciptadana Asset Management & PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Panin Asset Management & PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG), serta PT Korea Investment Management Indonesia & PT Bumi Resources Tbk (BUMI).
Di hari yang sama, puncak acara Investor Gathering menghadirkan sharing session bersama Financial Educator sekaligus Founder Gatherich Ken Handersen. Acara ini juga turut dihadiri oleh Kepala Direktorat Pengawasan Perusahaan Efek 2 dan Layanan Urun Dana Otoritas Jasa Keuangan Muhamad Adi Wijoyo, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Irvan Susandy, Direktur Utama Kliring Penjaminan Efek Indonesia Iding Pardi, Direktur Utama Kustodian Sentral Efek Indonesia Samsul Hidayat, dan Direktur Utama PT MNC Kapital Indonesia Tbk Yudi Hamka.
Dalam sambutannya, Irvan menyampaikan bahwa BEI bersama OJK dan SRO lainnya terus memperkuat reformasi integritas pasar modal. Perluasan transparansi kepemilikan saham, peningkatan kualitas perusahaan tercatat, pendalaman pasar, dan sinergi antar regulator merupakan langkah konkret yang Bursa Efek Indonesia lakukan untuk menjaga kredibilitas, kepercayaan, dan stabilitas pasar.
“Dari sisi Bursa Efek Indonesia, tantangan utama saat ini adalah menjaga dan mempertahankan kepercayaan investor di segala kondisi yang terjadi karena kepercayaan adalah fondasi utama pasar modal. Tanpa kepercayaan, likuiditas akan menurun; tanpa likuiditas, efisiensi pasar akan terganggu. Tanpa transparansi dan integritas, pertumbuhan tidak mungkin akan berkelanjutan,” ujarnya.
















































