Rugi Emiten Andry Hakim (CBRE) Bengkak 36% di Tahun 2025

7 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia — PT Cakra Buana Resources Energy Tbk (CBRE) mencatatkan rugi neto tahun berjalan sebesar Rp70,35 miliar pada tahun 2025. Kerugian itu membengkak 36,18% secara tahunan atau year on year (yoy) dari setahun sebelumnya sebesar Rp51,66 miliar.

Berdasarkan laporan keuangannya, emiten jasa angkutan laut ini mencatatkan penurunan pada pendapatan 11,27% yoy, menjadi Rp55,16 miliar. Pendapatan terbesar berasal dari sewa kapal sebesar Rp53,29 miliar, turun tipis dari setahun sebelumnya sebesar Rp54,04 miliar. Sementara itu, pendapatan dari lini ship management anjlok menjadi Rp1,86 miliar dari sebelumnya Rp8,13 miliar.

Beban pokok pendapatan tercatat turun tipis 4,40% yoy menjadi Rp53,64 miliar. Lantas, laba bruto turun drastis menjadi Rp1,51 miliar dari setahun sebelumnya Rp6,05 miliar.

CBRE berhasil mencatatkan penurunan tipis pada beban usaha menjadi Rp31,79 miliar dari setahun sebelumnya Rp32,57 miliar. Namun demikian, beban lain-lain neto membengkak jadi Rp20,14 miliar dari sebelumnya Rp9,72 miliar.

Beban keuangan juga naik tipis menjadi Rp19,27 miliar. Sementara beban pajak penghasilan turun menjadi Rp661,96 juta.

Jumlah aset perusahaan 5,02% sahamnya dimiliki Andry Hakim itu tercacat naik 501% yoy menjadi sebesar Rp2 triliun pada tahun 2025.

Sebagai informasi, penerima manfaat terakhir CBRE adalah Suganto Gunawan. Dia mengendalikan perusahaan melalui PT Omudas Investment dengan kepemilikan di CBRE sebesar 61,13%. 

Dalam Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 28 Februari 2026, Andry Hakim tercatat sebagai pemegang saham dengan kepemilikan 5,02% atau 228.000.074 unit.

(mkh/mkh)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |