Sekutu-sekutu NATO Tolak Gabung AS dalam Blokade Selat Hormuz

15 hours ago 8

loading...

Sekutu-sekutu NATO tolak bergabung dengan AS dalam blokade Selat Hormuz. Foto/Screenshot video New York Post

LONDON - Sekutu-sekutu NATO mengatakan bahwa mereka tidak akan terlibat dalam upaya Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk memblokade Selat Hormuz. Mereka hanya bersedia ikut campur mengamankan lalu lintas selat itu setelah perang AS-Israel melawan Iran berakhir.

Langkah sekutu-sekutu NATO itu kemungkinan akan membuat Trump marah dan semakin meningkatkan ketegangan di internal aliansi.

Baca Juga: Inggris Tolak Gabung AS Blokade Pelabuhan Iran di Selat Hormuz

Trump mengatakan militer AS akan bekerja sama dengan negara lain untuk memblokade semua lalu lintas maritim di jalur perairan tersebut, setelah perundingan akhir pekan di Islamabad gagal mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik enam minggu dengan Iran.

Militer AS kemudian menjelaskan bahwa blokade, yang seharusnya dimulai pukul 14.00 GMT pada hari Senin, hanya akan berlaku untuk kapal yang menuju atau dari pelabuhan Iran.

Sejak dimulainya perang pada 28 Februari, Iran sebagian besar telah memblokir selat tersebut untuk semua kapal selain kapalnya sendiri.

Iran berupaya untuk menjadikan kendalinya atas selat tersebut permanen dan mungkin memungut biaya dari kapal-kapal yang menggunakannya.

"Blokade akan segera dimulai. Negara-negara lain akan terlibat dalam blokade ini," kata Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social pada hari Minggu.

Namun sekutu NATO, termasuk Inggris dan Prancis, mengatakan mereka tidak akan terlibat dalam konflik dengan mengambil bagian dalam blokade tersebut, dan mengatakan bahwa mereka sedang mengerjakan inisiatif untuk membuka jalur perairan tersebut, tempat seperlima pasokan minyak global biasanya melewatinya.

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |