Sempat Turun Beruntun, Harga Minyak Dunia Bakal OTW Melonjak 20%?

7 hours ago 5

loading...

Meskipun harga acuan merosot dalam beberapa hari terakhir, minyak mentah Brent dan WTI justru berada di jalur yang tepat untuk mencatatkan lonjakan harga mendekati 20% secara bulanan. Foto/Dok

JAKARTA - Anomali pasar minyak mentah dunia kembali terulang yang membingungkan pelaku pasar. Meskipun harga acuan merosot dalam beberapa hari terakhir, minyak mentah Brent dan West Texas Intermediate (WTI) justru berada di jalur yang tepat untuk mencatatkan lonjakan harga mendekati 20% secara bulanan (monthly surge).

Minyak acuan Brent saat ini diperdagangkan pada level USD87,67 per barel, sementara WTI berada di kisaran USD82,07 per barel. Penurunan harian sebesar 1% ini dipicu oleh laporan awal bahwa armada kapal tanker mulai nekat kembali melintasi Selat Hormuz , meskipun konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran masih membara.

Taktik Tanker Gelap di Selat Hormuz & Pasokan Tersembunyi

Meskipun lalu lintas kapal di Selat Hormuz baru mencapai porsi kecil dibanding kondisi sebelum jet tempur AS dan Israel melancarkan serangan pertama ke Iran pada 28 Februari lalu. Setiap kabar sekecil apa pun terkait pergerakan kapal langsung direspons oleh pasar dengan penurunan harga berjangka.

Baca Juga: Konflik Timur Tengah Meluas, Harga Minyak Dunia Justru Merosot Lebih 1%

Strategi penyelundupan minyak (shuttling) diam-diam kembali marak terjadi di perairan panas tersebut. "Laporan menunjukkan aktivitas pengangkutan minyak melintasi selat mulai berjalan kembali. Hal ini tidak akan terdeteksi oleh data pelacakan resmi karena kapal-kapal sengaja mematikan transponder (satilite tracking) mereka," ungkap tim analis komoditas ING.

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |