Trump Marah pada Media AS yang Beritakan Iran Menang Perang: 'Saya Memenangkan Perang dengan Telak!'

8 hours ago 4

loading...

Presiden Donald Trump marah pada media-media AS yang narasi beritanya mendukung kemenangan perang Iran atas Amerika Serikat. Foto/White House

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengecam Partai Demokrat yang menilai penanganannya dalam perang melawan Iran buruk. Dia juga marah dengan media-media Amerika atas pemberitaan negatif dengan narasi Iran sebagai pemenang perang.

Trump telah menghadapi kritik luas dan approval rating yang rendah atas perang Iran yang dimulai pada 28 Februari. Dia berulang kali mengeklaim bahwa serangan terhadap Iran diperlukan untuk mencegah negara tersebut memperoleh senjata nuklir, tetapi tidak memberikan bukti untuk mendukung alasannya.

Baca Juga: 'UEA Tak Lagi Butuh AS, Pangkalan Militer Amerika Itu Beban dan Bukan Aset'

Pada Senin sore, dia menyampaikan dua unggahan terpisah di Truth Social tentang perang Iran. Awalnya, dia tampak menyalahkan Partai Demokrat karena AS belum mencapai kesepakatan dengan Iran, meskipun Partai Demokrat tidak memiliki kendali atas cabang pemerintahan mana pun.

Dai menyatakan, "Partai Demokrat melakukan segala upaya untuk merusak posisi kita yang sangat kuat terkait Iran."

"Saya tidak akan membiarkan mereka memaksa Amerika Serikat untuk membuat kesepakatan yang tidak sebaik yang seharusnya. Saya membaca berita palsu yang mengatakan bahwa saya berada di bawah 'tekanan' untuk membuat kesepakatan. INI TIDAK BENAR! Saya sama sekali tidak berada di bawah tekanan, meskipun, semuanya akan terjadi, relatif cepat!" tulis Trump dalam unggahan pertamanya di Truth Social.

"Waktu bukanlah musuh saya, satu-satunya hal yang penting adalah kita akhirnya, setelah 47 tahun, membereskan KEKACAUAN yang dibiarkan terjadi oleh Presiden-Presiden lain karena mereka tidak memiliki Keberanian atau Pandangan Jauh untuk melakukan apa yang harus dilakukan terkait Iran," lanjut Trump.

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |