10 Dzikir Sederhana Berpahala Besar di Bulan Puasa Teks Arab, Latin, dan Arti

14 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Dzikir sederhana berpahala besar di bulan puasa adalah cara paling mudah untuk mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya tanpa harus menguras tenaga. Menurut kitab Al-Adzkar karya Imam Nawawi, lisan yang terus berdzikir akan menjaga hati tetap tenang dan menjauhkan diri dari dosa selama berpuasa. Amalan ringan ini bisa dilakukan kapan saja, baik saat sedang bekerja, beristirahat, maupun menunggu waktu berbuka tiba.

Keutamaan berdzikir di bulan Ramadhan sangatlah luar biasa karena setiap ucapan tasbih atau istighfar akan dibalas dengan pahala yang berlipat ganda. Mengingat Allah melalui kalimat-kalimat pendek namun penuh makna adalah kunci agar ibadah puasa kita tidak sekadar menahan lapar dan dahaga. Dengan rutin mengamalkan dzikir, keberkahan hidup akan terpancar dan jiwa menjadi lebih dekat dengan Sang Pencipta.

Berikut Liputan6.com ulas bacaan dzikirnya, Jumat (20/2/2026).

1. Kalimat Tasbih dan Tahmid

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ ، سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيمِ

Subhanallahi wa bihamdihi, subhanallahil 'azhim.

Artinya: "Maha Suci Allah dengan segala puji bagi-Nya, Maha Suci Allah yang Maha Agung."

(Sumber: Kitab Shahih Bukhari No. 6406).

Kalimat ini sering disebut sebagai "Tanaman Surga" yang sangat bagus dibaca saat pagi atau sore hari. Mengucapkannya secara rutin akan memberikan ketenangan luar biasa selama menjalani ibadah puasa.

2. Empat Kalimat Mulia

سُبْحَانَ اللهِ ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ ، وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ ، وَاللهُ أَكْبَرُ

Subhanallah, walhamdulillah, wa laa ilaha illallah, wallahu akbar.

Artinya: "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar."

(Sumber: Kitab Al-Adzkar karya Imam Nawawi).

Membaca kalimat tauhid ini adalah bentuk pengakuan paling tinggi bahwa hanya Allah yang berhak disembah. Seseorang yang membacanya dengan ikhlas akan mendapatkan ampunan dosa yang luas di bulan suci ini.

3. Kalimat Tauhid Lengkap

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Laa ilaha illallah wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai'in qadiir.

Artinya: "Tidak ada tuhan selain Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan dan bagi-Nya segala puji. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu."

(Sumber: Buku Ringkasan Syu'abul Iman karya Imam Al-Baihaqi).

Istighfar adalah kunci untuk membuka pintu rezeki dan menghapus segala kesulitan hidup. Memperbanyak minta ampun di bulan Ramadhan adalah cara terbaik membersihkan hati dari noda dosa.

4. Istighfar Singkat

أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ

Astaghfirullah wa atuubu ilaih.

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah dan aku bertaubat kepada-Nya."

(Sumber: Kitab Riyadhus Shalihin karya Imam Nawawi).

Kalimat ini merupakan simpanan harta di surga yang menunjukkan bahwa manusia tidak punya daya tanpa pertolongan-Nya. Sangat cocok dibaca saat merasa lelah atau sedang menghadapi ujian berat saat berpuasa.

5. Hauqalah

لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ

Laa hawla wa laa quwwata illa billah.

Artinya: "Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah."

(Sumber: Kitab Shahih Muslim No. 2704).

Dzikir sederhana berpahala besar di bulan puasa juga mencakup Sayyidul Istighfar yang merupakan rajanya doa mohon ampun. Membacanya di pagi atau malam hari dengan yakin menjadi jaminan untuk masuk surga.

6. Sayyidul Istighfar

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ...

Allahumma anta rabbii laa ilaha illa anta khalaqtanii wa ana 'abduka...

Artinya: "Ya Allah, Engkau Tuhanku, tidak ada tuhan selain Engkau. Engkau yang menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu..."

(Sumber: Kitab Shahih Bukhari No. 6306).

Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW akan mendatangkan keberkahan yang berlipat ganda bagi pembacanya. Setiap satu kali bershalawat, Allah akan membalasnya dengan sepuluh kali rahmat.

7. Shalawat Nabi

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ

Allahumma shalli 'ala Muhammad wa 'ala ali Muhammad.

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad."

(Sumber: Kitab Jala'ul Afham karya Ibnu Qayyim).

Doa ini sangat dianjurkan untuk dibaca terutama pada malam-malam terakhir di bulan Ramadhan. Isinya adalah permohonan tulus agar kesalahan kita dimaafkan oleh Allah yang Maha Pemaaf.

8. Doa Malam Lailatul Qadar

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'annii.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan Engkau menyukai ampunan, maka ampunilah aku."

(Sumber: Kitab Sunan At-Tirmidzi No. 3513).

Menyucikan nama Allah melalui tasbih merupakan ibadah yang dilakukan oleh seluruh penghuni langit dan bumi. Dzikir ini sangat indah dibaca saat waktu sahur yang penuh dengan kemuliaan.

9. Tasbih Sempurna

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ عَدَدَ خَلْقِهِ...

Subhanallahi wa bihamdihi 'adada khalqihi...

Artinya: "Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya sebanyak bilangan makhluk-Nya..."

(Sumber: Shahih Muslim No. 2726).

Menutup rangkaian dzikir sederhana berpahala besar di bulan puasa dengan kalimat tahlil adalah hal yang sangat mulia. Kalimat ini menegaskan kembali janji setia kita kepada Allah sebagai satu-satunya Tuhan.

10. Tahlil

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ

Laa ilaha illallah.

Artinya: "Tidak ada tuhan selain Allah."

(Sumber: Kitab Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim).

Keutamaan Dzikir di Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan memberikan bonus pahala yang luar biasa bagi siapa saja yang rajin berdzikir. Mengingat Allah saat sedang berpuasa bukan hanya soal ucapan, tapi juga cara menenangkan hati di tengah rasa lapar. Berikut beberapa keutamaannya:

1. Pahala Dilipatgandakan Tanpa Batas

Setiap amalan sunnah di bulan Ramadhan diberi pahala seperti amalan wajib. Imam Al-Ghazali dalam Kitab Ihya Ulumuddin menjelaskan bahwa dzikir saat puasa jauh lebih kuat pengaruhnya bagi jiwa.

Dalil: "Setiap amal anak Adam dilipatgandakan pahalanya..." (HR. Muslim).

2. Disediakan Ampunan dan Surga

Orang yang lidahnya sering menyebut nama Allah akan diistimewakan di hari kiamat nanti. Hal ini dijelaskan secara mendalam dalam Kitab Al-Wabilus Sayyib karya Ibnu Qayyim.

Dalil: "...Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan ampunan..." (QS. Al-Ahzab: 35).

3. Hati Menjadi Lebih Tenang

Puasa melatih fisik, sedangkan dzikir melatih batin agar tidak mudah emosi atau marah. Imam Nawawi dalam Kitab Al-Adzkar menyebutkan dzikir adalah obat hati yang paling manjur.

Dalil: "...Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah hati menjadi tenteram." (QS. Ar-Ra'du: 28).

4. Penghapus Dosa Masa Lalu

Ramadhan adalah waktu terbaik untuk memohon maaf atas segala kesalahan yang pernah dilakukan. Buku Doa dan Wirid karya Ustadz Yazid Jawas menyebutkan dzikir rutin bisa menghapus dosa sebanyak buih di laut.

Dalil: "...diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari & Muslim).

5. Didoakan oleh Para Malaikat

Malaikat akan terus memohonkan ampun bagi orang yang duduk diam sambil berdzikir setelah shalat. Penjelasan ini terdapat dalam Kitab At-Targhib wa At-Tarhib karya Imam Al-Mundziri.

Dalil: "Para malaikat mendoakan salah seorang di antara kalian selama ia masih di tempat shalatnya..." (HR. Bukhari).

6. Perisai dari Siksa Kubur

Orang yang rajin berdzikir akan mendapatkan kemudahan saat berada di alam kubur nanti. Hal ini merupakan jaminan perlindungan yang dijelaskan dalam Kitab At-Tadzkirah karya Imam Al-Qurthubi.

Dalil: "Tidak ada amal yang lebih menyelamatkan dari adzab Allah selain dzikir." (HR. Ahmad).

7. Hidup Jadi Lebih Berkah

Keberkahan Ramadhan akan mengalir ke dalam urusan rezeki dan pekerjaan bagi para ahli dzikir. Mengamalkan dzikir sederhana berpahala besar di bulan puasa secara konsisten akan membuka banyak kemudahan hidup.

Dalil: "Maka ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu..." (QS. Al-Baqarah: 152).

FAQ

Kapan waktu paling manjur untuk dzikir sederhana berpahala besar di bulan puasa?

Waktunya bebas, tapi paling utama adalah setelah shalat, saat sahur, dan menjelang berbuka puasa.

Haruskah pakai hitungan saat berdzikir?

Boleh pakai hitungan sunnah (33x atau 100x), tapi dibaca sebanyak-banyaknya tanpa hitungan pun tetap berpahala besar.

Bolehkah berdzikir sambil melakukan pekerjaan lain?

Sangat boleh, asalkan lisan tetap mengucap dan hati tetap ingat kepada Allah SWT.

Apa dzikir yang paling ringan tapi pahalanya paling besar?

Kalimat "Subhanallahi wa bihamdihi, Subhanallahil 'azhim" adalah yang paling direkomendasikan.

Apakah wanita yang sedang haid boleh berdzikir?

Boleh, wanita haid tetap disunnahkan berdzikir agar tetap mendapat pahala di bulan Ramadhan.

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |