- Sedekah apakah yang paling mulia di bulan Ramadhan?
- Apa saja amalan utama di 10 malam terakhir Ramadhan?
- Bagaimana makna hadits tentang kegembiraan menyambut Ramadhan?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Quotes Ramadhan tentang keutamaan 10 hari terakhir dapat menjadi pengingat berharga untuk memaksimalkan ibadah di penghujung bulan suci. Fase ini merupakan waktu turunnya rahmat berlimpah dan momen pembebasan dari api neraka. Umat Islam dianjurkan untuk tidak lengah dan makin bersemangat meraih kemuliaan Lailatul Qadar.
Merujuk hadis riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW selalu menghidupkan malam dan membangunkan keluarganya. Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Majmu' Syarh Al-Muhadzdzab menjelaskan bahwa umat Islam sangat disunnahkan untuk menambah porsi ibadah dan i'tikaf pada hari-hari ini sebagai bentuk kesungguhan mencari ridha Allah.
Oleh karena itu, setiap nasihat inspiratif dirangkai untuk menyuntikkan semangat baru ke dalam jiwa. Semoga deretan kutipan tersebut memotivasi kita untuk terus bersujud, memohon ampunan tulus, dan meraih derajat takwa sebelum Ramadhan benar-benar berlalu. Berikut ini adalah 100 quotes Ramadhan tentang keutamaan 10 hari terakhir yang menjadi ibrah, sekaligus motivasi meraih Lailatatul Qadar dan itqun minan nar.
Quotes Ramadhan Keutamaan 10 Hari Terakhir, Tema: Mengejar Lailatul Qadar
1. Malam ini lebih baik dari seribu bulan. Carilah ia di malam-malam ganjil yang penuh keberkahan.
2. Malaikat turun membawa kedamaian hingga fajar menyingsing. Sambutlah kehadiran mereka dengan doa dan sujud panjang.
3. Siapa yang menghidupkan Lailatul Qadar karena iman, dosanya akan diampuni. Jadikan malam ini sebagai puncak ketaatanmu kepada-Nya.
4. Jangan biarkan malam mulia ini berlalu sia-sia. Bangunlah merayu Tuhan saat dunia terlelap dalam tidurnya.
5. Lailatul Qadar adalah hadiah istimewa bagi umat Nabi Muhammad. Jangan sampai kita menjadi hamba yang merugi dan terlewat.
6. Berdoalah dengan penuh harap di sepuluh malam terakhir. Takdir yang baik sedang dibagikan dari pintu langit.
7. Aisyah bertanya tentang doa terbaik di malam Qadar. Nabi mengajarkan untuk memohon ampunan kepada Sang Maha Pemaaf.
8. Sembunyikan lelahmu demi meraih kemuliaan seribu bulan. Allah menghargai setiap tetes keringat perjuangan ibadahmu.
9. Malam ganjil adalah rahasia yang menguji kesungguhan kita. Teruslah mencari hingga gema takbir Syawal tiba.
10. Bukan seberapa banyak ibadahmu, tapi seberapa tulus hatimu. Lailatul Qadar menyapa jiwa yang benar-benar rindu akan Tuhannya.
11. Langit malam ini dipenuhi rahmat yang tak terhingga. Buka hatimu untuk menerima cahaya petunjuk-Nya yang abadi.
12. Rasulullah mengencangkan ikat pinggangnya di sepuluh hari terakhir. Ikutilah jejak beliau dalam kesungguhan beribadah.
13. Tidur sejenak untuk bangun lebih lama adalah kebiasaan para salaf. Mereka tak ingin kehilangan detik-detik berharga dari malam ini.
14. Lailatul Qadar adalah malam penentuan jalan hidup setahun ke depan. Mintalah kebaikan dunia dan akhirat tanpa keraguan di hati.
15. Ketenangan malam Qadar tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Hanya hati yang berdzikir yang mampu merasakannya dengan jelas.
16. Usahakan dirimu hadir di masjid pada malam-malam ini. Berdiam dirilah bersama orang-orang yang mencari ridha-Nya.
17. Keberkahan turun bersama embun di sepertiga malam terakhir. Jangan biarkan matamu tertutup saat rahmat sedang dibagikan.
18. Ibnu Abbas berkata bahwa Lailatul Qadar penuh dengan kedamaian. Tidak ada badai atau panas yang menyengat di malam mulia itu.
19. Jadikan setiap malam seolah itu adalah Lailatul Qadar yang sesungguhnya. Dengan begitu, engkau tak akan pernah melewatkan keutamaannya.
20. Menangislah mengingat dosamu di malam yang agung ini. Air mata taubatmu akan memadamkan api neraka kelak.
Tema: Meraih Ampunan (Maghfirah)
21. Allah membebaskan banyak hamba-Nya di akhir Ramadhan. Berdoalah dengan sungguh-sungguh agar namamu tercatat di antara mereka.
22. Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan mencintai kemaafan. Maka ampunilah segala dosa dan kesalahanku yang menggunung.
23. Sepuluh hari ini adalah garis akhir perlombaan Ramadhan. Perbanyak istighfar sebelum garis akhir itu benar-benar terlewati.
24. Umar bin Khattab selalu menangis saat Ramadhan akan usai. Ia khawatir amalannya belum cukup untuk menghapus dosanya.
25. Pintu ampunan terbuka sangat lebar di sepertiga malam. Jangan malu untuk mengetuknya dengan doa yang lirih.
26. Dosa kita mungkin seluas lautan yang paling dalam. Namun ampunan Allah jauh lebih luas dari semesta ini.
27. Ucapkan istighfar dengan keselarasan lisan dan hatimu. Taubatan nasuha adalah kunci utama meraih surga-Nya.
28. Jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah yang luas. Sepuluh malam terakhir adalah kesempatan terbaik untuk lahir kembali.
29. Hasan Al-Bashri berpesan agar kita terus memperbanyak istighfar. Kita tidak pernah tahu di detik mana ampunan itu akan turun.
30. Orang yang paling merugi adalah yang keluar Ramadhan tanpa ampunan. Jangan biarkan dirimu menjadi bagian dari golongan tersebut.
31. Bersujudlah dan akui semua kelemahan dirimu di hadapan-Nya. Allah sangat menyukai hamba yang merendahkan diri dan meminta.
32. Hapus noda di hatimu dengan air mata penyesalan sejati. Ramadhan adalah waktu terbaik untuk mencuci bersih jiwamu.
33. Ali bin Abi Thalib berkata bahwa penawar dosa adalah istighfar. Jadikan kalimat itu sebagai zikir utamamu di sisa malam ini.
34. Setiap tarikan napas di sepuluh hari ini sangatlah berharga. Tukarkan ia dengan permohonan ampun yang tulus dari dasar hati.
35. Allah tersenyum melihat hamba-Nya yang bertaubat di tengah malam. Jadilah alasan bagi kebahagiaan Rabb-mu melalui taubatmu.
36. Ampunan Allah lebih manis dari segala kenikmatan duniawi. Kejarlah ia dengan gigih sebelum waktu kesempatanmu habis.
37. Mintalah ampunan bukan hanya untuk dirimu sendiri. Sertakan kedua orang tua dan seluruh saudara muslim dalam doamu.
38. Kegelapan malam adalah saksi bisu atas taubatmu. Jangan ragu menumpahkan segala keluh kesah dan penyesalanmu kepada-Nya.
39. Ramadhan datang untuk membersihkan kita dari kotoran dosa. Pastikan engkau keluar darinya dalam keadaan suci kembali.
40. Sebaik-baik doa di akhir Ramadhan adalah meminta pengampunan. Biarkan lisanmu senantiasa basah dengan kalimat mulia itu.
Tema: Memaksimalkan I'tikaf dan Ibadah
41. I'tikaf adalah cara terbaik memutus ikatan duniawi sejenak. Fokuskan hatimu secara penuh hanya untuk mengingat Sang Pencipta.
42. Rasulullah tidak pernah meninggalkan i'tikaf di akhir Ramadhan. Ini adalah teladan sunnah yang sangat kaya akan keberkahan.
43. Bawalah Al-Qur'an sebagai teman duduk setiamu di masjid. Biarkan untaian ayatnya menyinari setiap sudut gelap di hatimu.
44. Jauhkan gawai dan segala gangguan dari pandangan matamu. Sepuluh hari ini adalah waktu eksklusifmu untuk berduaan bersama Allah.
45. Shalat malam adalah cahaya terang bagi kegelapan kubur nanti. Perpanjang ruku dan sujudmu di sisa hari Ramadhan ini.
46. Abu Hurairah berkata ibadah malam Ramadhan adalah sebuah kehormatan besar. Nikmatilah setiap detiknya dengan penuh rasa syukur dan kekhusyukan.
47. Sedekah di malam-malam ini pahalanya dilipatgandakan tanpa batas. Berbagilah hartamu dengan mereka yang membutuhkan di sekitarmu.
48. Tilawah Al-Qur'an adalah dialog paling indah dengan Allah. Khatamkan bacaanmu dengan pemahaman dan perenungan yang mendalam.
49. Lelah beribadah hari ini dibayar dengan istirahat panjang di surga. Jangan menyerah mundur meski kantuk berat menyerang matamu.
50. Masjid adalah benteng terkuat dari segala godaan maksiat. Berdiam dirilah di dalamnya untuk menjaga kesucian puasamu.
51. Zikir adalah nutrisi penting bagi hati yang terasa lelah. Basahi bibirmu dengan asma Allah di setiap hembusan napas.
52. Sahabat nabi berlomba-lomba dalam kebaikan di akhir Ramadhan. Jadikan semangat baja mereka sebagai inspirasi hijrahmu.
53. Jangan biarkan waktu luang berlalu tanpa menyebut nama-Nya. Setiap detik berpotensi mendatangkan keridhaan dari Sang Ilahi.
54. Kencangkan ibadahmu seakan ini adalah Ramadhan terakhirmu di dunia. Kematian tidak pernah sudi menunggu kesiapan amal kita.
55. I'tikaf melatih jiwa untuk bersabar dan menahan hawa nafsu. Ini adalah madrasah spiritual terbaik untuk memperbaiki akhlakmu.
56. Bangunkan keluargamu untuk bersama-sama menghidupkan malam. Surga akan terasa jauh lebih indah jika dinikmati bersama orang tercinta.
57. Shalat sunnah, doa, dan zikir adalah perisai pelindung jiwa. Perkuat perisaimu di sepuluh hari yang sangat krusial ini.
58. Imam Syafii selalu membagi waktunya untuk ilmu dan ibadah. Tiru keseimbangan mulia tersebut di penghujung bulan ini.
59. Kurangi bicaramu tentang urusan dunia yang fana dan menipu. Perbanyak munajatmu tentang keselamatan di akhirat kelak.
60. Akhir yang baik menentukan nilai dari keseluruhan amal. Tutup lembaran Ramadhanmu dengan karya ibadah yang paling indah.
Tema: Meraih Pembebasan dari Api Neraka (Itqun Minan Naar)
61. Kasih sayang Allah turun bertubi-tubi di sepertiga akhir Ramadhan. Jangan biarkan dirimu terhalang dari derasnya rahmat tersebut.
62. Pembebasan dari api neraka adalah tujuan utama puasa kita. Berdoalah dengan gemetar agar kita benar-benar selamat darinya.
63. Surga senantiasa merindukan mereka yang berpuasa dan shalat malam. Jadikan dirimu pantas untuk dirindukan oleh keindahan surga.
64. Setiap malam Allah mencoret nama hamba-Nya dari daftar penghuni neraka. Semoga namamu dan keluargamu termasuk di dalam daftar pembebasan itu.
65. Takutlah kepada neraka walau hanya dengan menyumbangkan sebelah kurma. Perbanyak pundi amal saleh di sisa waktu yang semakin sempit ini.
66. Rahmat Allah selalu mendahului murka-Nya yang pedih. Mintalah perlindungan-Nya dari siksa api yang menyala-nyala.
67. Ibnu Mas'ud berkata neraka adalah seburuk-buruknya tempat kembali bagi manusia. Menangislah memohon perlindungan dari sana di akhir Ramadhan ini.
68. Puasa yang benar adalah perisai yang melindungimu dari jilatan neraka. Jaga kesempurnaan puasamu hingga hari kemenangan yang suci tiba.
69. Pembebasan dari neraka adalah hadiah terbesar dari penduduk langit. Jangan tukar hadiah berharga ini dengan kesenangan dunia yang sesaat.
70. Doa orang yang berpuasa menjelang berbuka tidak akan tertolak. Selipkan doa keselamatan akhirat di waktu yang sangat mustajab itu.
71. Allah sangat pemurah kepada hamba yang meminta perlindungan dengan tulus. Ucapkan doa selamat dari neraka setiap selesai mendirikan shalatmu.
72. Panasnya dunia tidak sebanding dengan satu percikan api neraka. Jadikan ketakutan dahsyat itu sebagai motivasi ibadah malammu.
73. Rahmat Allah turun untuk mencari hati yang hancur karena dosa. Bawalah hatimu yang merendah itu ke hadapan-Nya malam ini.
74. Malaikat mengaminkan doa orang yang tulus memohon surga. Bersuaralah dengan lantang meminta tempat tertinggi di surga Firdaus.
75. Kunci utama pembebasan neraka adalah tauhid dan keikhlasan amal. Perbaiki niatmu di setiap langkah ibadah sepuluh hari terakhir.
76. Kasih sayang Allah selalu mengalahkan segala amarah-Nya. Dekati Dia dengan kepasrahan total dari seorang hamba yang lemah.
77. Air mata takut kepada Allah bisa memadamkan lautan api jahanam. Biarkan air mata itu menetes perlahan di atas sajadahmu.
78. Surga Ar-Rayyan menanti orang-orang yang ikhlas dalam berpuasa. Pastikan engkau masuk melalui pintunya dengan wajah yang berseri-seri.
79. Bebaskan dirimu dari belenggu dosa dan ikatan hawa nafsu duniawi. Itulah langkah pertama yang harus dilalui menuju pembebasan dari neraka.
80. Rahmat Allah begitu dekat dengan orang-orang yang giat berbuat baik. Jadilah hamba penebar kebaikan tanpa henti di akhir Ramadhan ini.
Tema: Kesedihan Berpisah & Harapan Istiqamah
81. Bulan penuh berkah ini bersiap untuk pergi meninggalkan kita. Hati orang beriman pasti menangis pedih melepas kepergiannya.
82. Kita tidak tahu apakah usia akan sampai pada Ramadhan tahun depan. Jadikan perpisahan ini sebagai momen paling bermakna dalam hidupmu.
83. Para ulama salaf bersedih enam bulan lamanya setelah Ramadhan berakhir. Mereka teramat rindu akan manisnya iman di bulan yang mulia.
84. Jangan jadikan ibadahmu musiman hanya di bulan puasa saja. Tanda diterimanya sebuah amal adalah kebaikan yang terus berlanjut.
85. Ramadhan adalah madrasah agung yang melatih kedisiplinan jiwa. Bawalah pelajaran berharga ini untuk mengarungi sebelas bulan ke depan.
86. Berpisahnya Ramadhan adalah ujian sebenarnya bagi kualitas keimanan kita. Tetaplah melangkah di jalan Allah meski setan kembali dibebaskan.
87. Jangan biarkan mushaf Al-Qur'an kembali berdebu di atas rak buku. Jadikan ia teman setia yang menemanimu setiap hari.
88. Masjid yang penuh harus tetap makmur setelah bulan Syawal tiba. Buktikan bahwa engkau menyembah Allah, bukan sekadar menyembah Ramadhan.
89. Tangisi segala kekurangan amalmu di bulan yang sangat istimewa ini. Terus perbaiki dirimu selagi napas masih dikandung badan.
90. Kesucian hati di akhir Ramadhan adalah harta yang teramat mahal. Jaga harta itu dengan ketat dari noda maksiat di hari-hari mendatang.
91. Istiqamah adalah anugerah terbesar yang diraih setelah hidayah puasa. Mintalah keteguhan hati hanya kepada Sang Pembolak-balik hati.
92. Hari kemenangan sejati adalah saat kita berhasil menundukkan hawa nafsu. Pertahankan kemenangan gemilang ini hingga ajal menjemputmu kelak.
93. Puasa enam hari di bulan Syawal menyempurnakan pahala setahun penuh. Jangan lewatkan kesempatan emas ini setelah merayakan Idul Fitri.
94. Selamat jalan wahai bulan kesabaran dan kedermawanan. Semoga jejak kebaikanmu membekas selamanya dalam sanubari umat.
95. Cintai dan patuhi Allah di setiap waktu serta keadaan. Tuhan yang disembah di bulan Ramadhan adalah Tuhan yang sama di bulan lainnya.
96. Rasa hampa saat melepas Ramadhan adalah bukti masih adanya iman di dada. Rawatlah iman itu dengan puasa sunnah dan rutinitas shalat malam.
97. Perpisahan ini selalu terasa berat bagi jiwa yang tulus merindu. Berdoalah dengan air mata agar kita dipertemukan kembali tahun depan.
98. Akhiri Ramadhan dengan gema takbir yang menggetarkan kebesaran-Nya. Biarkan asma Allah bertahta abadi di dalam relung hatimu.
99. Jadilah hamba Rabbani yang taat sepanjang waktu tanpa jeda. Bukan hamba Ramadhani yang hanya bersemangat ibadah di satu bulan saja.
100. Kemenangan Idul Fitri menanti di ujung perjuangan panjang ini. Maafkanlah sesama dan sucikan diri menyambut hari yang fitrah.
People also Ask:
Rasulullah saw pernah ditanya sedekah apakah yang paling mulia beliau menjawab yaitu sedekah dibulan Ramadhan HR Tirmidzi?
Rasulullah saw pernah ditanya, “Sedekah apakah yang paling mulia?” Beliau menjawab: “Yaitu sedekah dibulan Ramadhan” (HR Tirmidzi). Bersedekah di bulan Ramadhan adalah bentuk sedekah yang paling utama dan mulia, karena pahalanya dilipatgandakan oleh Allah SWT.
Apa saja amalan di 10 malam terakhir Ramadhan?
[BACAAN RAMADHAN] AMALAN 10 MALAM TERAKHIR DI BULAN RAMADHAN : WAKTU TERBAIK MERAIH KEBERKAHANBeri'tikaf di Masjid, I'tikaf adalah aktivitas berdiam diri di masjid dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah. ...Memperbanyak Salat Malam, Salat tahajud dan ibadah malam lainnya menjadi amalan utama pada 10 malam terakhir.
Keistimewaan 10 hari Pertama bulan Ramadhan?
Di 10 hari pertama Ramadan, Allah membuka pintu rahmat seluas-luasnya.
Hadits barang siapa senang dengan datangnya bulan Ramadhan?
Hadits yang sering dikaitkan dengan "siapa yang senang dengan datangnya bulan Ramadhan" adalah "Barangsiapa bergembira dengan masuknya bulan Ramadhan, maka Allah akan mengharamkan jasadnya masuk neraka", meskipun beberapa ulama menganggapnya sebagai atsar (ucapan sahabat) atau hadits yang tidak sahih secara sanad, namun maknanya sejalan dengan semangat hadits Nabi yang sahih, yaitu "Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah..." yang mengabarkan keutamaan Ramadhan sebagai kabar gembira bagi orang beriman.
3 Contoh sedekah yang Tidak Diterima Allah?
Ringkasan AITiga contoh sedekah yang tidak diterima Allah SWT adalah sedekah dengan harta haram (hasil korupsi, curian), sedekah yang disertai riya' (pamer) atau ingin dipuji, dan sedekah yang diungkit-ungkit atau menyakiti perasaan penerima, karena hal-hal tersebut menghilangkan keikhlasan dan kebaikan niatnya.
Anda Sedang Mengikuti Pembahasan Seputar
Nanik Ratnawati, Fadila AdelinTim Redaksi
Share

17 hours ago
3
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3417971/original/030242600_1617341011-143290463_3493436664039357_2083209501957817431_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501801/original/034251400_1770956928-unnamed__13_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382022/original/048339900_1760524874-Sholawat_dan_Berdzikir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522378/original/080801300_1772763280-Ramadhan_2026_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4599997/original/093433900_1696501516-pexels-alexy-almond-3756527_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2242528/original/098066300_1528364808-clouds-mosque-muslim-87500.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010961/original/082719200_1651214802-20220429-Itikaf-Lailatul-Qadar-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/916176/original/009190200_1435802335-mobil-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517185/original/087112300_1772418746-Amplop_ketupat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517636/original/037027400_1772434717-meisya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/921188/original/069945800_1436250558-header_salaamatan_bs.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522023/original/056493200_1772707726-Ruang_Keluarga.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5343705/original/075719100_1757470338-gac_aion_v_launched_in_europe-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5159323/original/011934800_1741710369-zakat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010962/original/065645500_1651214803-20220429-Itikaf-Lailatul-Qadar-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520075/original/094163400_1772605889-Modena.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355482/original/010492400_1758338914-q.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3127703/original/091823000_1589431438-unknown-person-sitting-indoors-2112049__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518091/original/053492900_1772461446-Ramadan_Hub.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518446/original/031235500_1772508787-febby_rastanty.jpg)




























