6 Keistimewaan Masjidil Haram yang Jarang Diketahui Jemaah Haji

2 hours ago 2

loading...

Masjidil Haram memiliki sejumlah keutamaan yang tidak dimiliki oleh tempat manapun di muka bumi, salah satunya sebagai pusat kiblat bagi seluruh dunia. Foto istimewa

Saat menunaikan ibadah haji dan umrah , tempat suci utama yang pasti dikunjungi adalah Masjidil Haram. Lokasi suci itu adalah pusat spiritual umat Islam, saksi bisu sejarah para nabi, dan tempat turunnya berbagai rahmat Allah Ta’ala.

Di Masjidil Haram tersimpan keutamaan yang membuat hati setiap muslim bergetar dan rindu untuk kembali ke tempat tersebut. Berikut fakta-fakta tentang Masjidil Haram beserta sejarah dan keutamaannya:

Sejarah Masjidil Haram

Masjidil Haram terletak di Kota Makkah, Arab Saudi, dan mengelilingi Kakbah . Menurut sebagian besar ulama, Kakbah pertama kali dibangun oleh Nabi Ibrahim ‘alaihissalam dan putranya, Nabi Ismail ‘alaihissalam, berdasarkan perintah Allah ‘Azza wa Jalla.

“Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan fondasi Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa): ‘Ya Tuhan kami, terimalah dari kami (amalan ini), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.’” (Qs. Al-Baqarah: 127)

Baca juga: Inilah 4 Masjid yang Harus Dikunjungi Jemaah Saat Melaksanakan Ibadah Haji

Sepanjang sejarah, Masjidil Haram mengalami berbagai renovasi dan perluasan. Terutama pada masa Khulafaur Rasyidin, dinasti-dinasti Islam, hingga perluasan masif di era pemerintahan Arab Saudi sekarang. Kini, Masjidil Haram menjadi masjid terbesar di dunia yang mampu menampung jutaan jamaah, apalagi saat musim haji.

Keutamaan Masjidil Haram

Masjidil Haram memiliki sejumlah keutamaan yang tidak dimiliki oleh tempat manapun di muka bumi. Berikut ini beberapa keutamaan istimewanya:

1. Pusat Kiblat Seluruh Umat Islam

Kakbah di tengah Masjidil Haram adalah arah kiblat bagi lebih dari 1,9 miliar umat Islam saat menunaikan shalat, di mana pun mereka berada.

Bangunan pertama yang dibangun untuk menyembah Allah tersebut menjadi simbol persatuan sekaligus arah yang menyatukan seluruh umat dalam ibadah.

2. Salat di Masjidil Haram Dilipatgandakan 100 Ribu Kali

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Salat di Masjidil Haram lebih utama dari seratus ribu salat di masjid lain.” (HR. Ahmad, Ibnu Majah, dan Tirmidzi)

Bayangkan, satu kali salat di Masjidil Haram setara dengan salat selama lebih dari 50 tahun di tempat lain!

3. Tempat yang Paling Dicintai Allah

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menyebut bahwa Masjidil Haram adalah tempat yang paling dicintai oleh Allah di muka bumi.

“Tempat yang paling dicintai Allah adalah masjid, dan tempat yang paling dibenci-Nya adalah pasar.” (HR. Muslim)

Masjidil Haram merupakan pusat dari seluruh masjid di dunia, serta berada di tempat yang dijaga kesuciannya oleh Allah sejak dahulu kala.

4. Tanah yang Diharamkan Pertumpahan Darah

Masjidil Haram terletak di tanah haram (suci) yang memiliki batas dan aturan tersendiri. Dilarang berburu, menebang tanaman, hingga menumpahkan darah di dalamnya. Hal ini menunjukkan betapa Allah Ta’ala menjaga kesucian dan kemuliaan tempat ini.

5. Pintu Ampunan dan Doa Mustajab

Banyak ulama sepakat bahwa doa yang dipanjatkan di Masjidil Haram, terlebih di sekitar Ka’bah, memiliki kemungkinan besar untuk dikabulkan.

Tidak sedikit jamaah yang menangis tersedu karena merasa kedekatan spiritual yang sangat mendalam saat bermunajat di sini.

6. Tempat Berkumpulnya Jemaah dari Seluruh Dunia

Masjidil Haram menjadi simbol global umat Islam. Setiap muslim yang datang ke sana akan merasa menjadi bagian dari satu tubuh yang besar, tanpa membedakan suku, bangsa, dan warna kulit. Inilah wujud nyata ukhuwah Islamiyah.

Baca juga: Di Balik Perintah dan Makna Ibadah Haji : Pelajaran dari Perjalanan Nabi Ibrahim dan Keluarganya

(wid)

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |