loading...
Grammy Awards merupakan ajang penghargaan musik paling bergengsi di dunia yang diberikan setiap tahun oleh Recording Academy di Amerika Serikat. Foto: Hollywood Reporter
JAKARTA - Keputusan BTS untuk tidak mengajukan karya mereka ke Grammy bikin publik kaget. Keputusan tersebut memicu perdebatan tentang sistem penghargaan musik paling bergengsi di Amerika Serikat tersebut.
Langkah BTS bukan yang pertama. Dalam sejarah Grammy, sejumlah musisi besar juga pernah memilih menjauh, tidak mengajukan karya, menolak hadir, bahkan menarik nominasi sebagai bentuk protes terhadap sistem penilaian maupun keputusan Recording Academy.
Aksi menjauh dari Grammy dilakukan dengan alasan yang berbeda-beda. Ada musisi yang memprotes kurangnya pengakuan terhadap karya tertentu. Ada pula yang mempertanyakan transparansi proses nominasi, pengelompokan genre, representasi musisi kulit hitam, hingga pembagian musik berdasarkan wilayah dan bahasa.
Baca Juga : BTS Boikot Grammy 2027, Ini Respons CEO Recording Academy
Berikut deretan penyanyi dan musisi yang pernah memboikot atau menjauh dari Grammy:
1. BTS
BTS menjadi salah satu musisi terbaru yang memutuskan tidak mengajukan karya mereka untuk dipertimbangkan di Grammy.
Pada 29 Juli 2026, grup yang beranggotakan RM, Jin, SUGA, J-Hope, Jimin, V, dan Jungkook itu mengumumkan bahwa mereka tidak akan mengikuti proses pengajuan Grammy tahun ini.
Dalam pernyataannya, BTS berharap musik dapat dinikmati tanpa dibatasi oleh wilayah atau bahasa. Keputusan tersebut ditafsirkan sejumlah pihak sebagai bentuk protes simbolis terhadap kategori Best Asian Pop Music Performance yang baru diperkenalkan Recording Academy. Kritik muncul karena kategori itu dinilai mengelompokkan berbagai industri musik Asia yang memiliki karakter dan ekosistem berbeda ke dalam satu label yang sangat luas.
2. The Weeknd
Pada 2021, penyanyi asal Kanada itu menyatakan akan memboikot Grammy dan tidak lagi mengajukan musiknya untuk dipertimbangkan.
Keputusan tersebut muncul setelah album After Hours dan lagu hit “Blinding Lights” tidak memperoleh satu pun nominasi Grammy pada 2021. Padahal, album dan lagu tersebut mencatat kesuksesan besar secara komersial serta mendominasi berbagai tangga lagu.
The Weeknd menilai proses nominasi Grammy tidak transparan dan mempertanyakan sistem penilaian yang digunakan Recording Academy.
Aksi boikot itu kemudian menjadi salah satu kritik paling besar terhadap Grammy dalam satu dekade terakhir. Meski demikian, hubungan The Weeknd dengan Grammy perlahan mencair setelah Recording Academy melakukan sejumlah perubahan pada sistem pemungutan suara.
Baca Juga : Mulai Tahun Depan, Grammy Awards Tambah Kategori Musik Pop Asia


















































