Liputan6.com, Jakarta - Jalur Pantura Cirebon bukan sekadar rute lalu lintas biasa, jalur ini bak koridor kuliner yang kaya dengan cita rasa otentik Jawa Barat pesisir yang sudah dikenal sejak ratusan tahun silam. Bagi para pemudik, pengemudi truk, atau siapa saja yang kebetulan melintas di malam hari selama bulan Ramadan, menemukan tempat sahur yang buka, lezat, dan nyaman adalah kebutuhan yang tidak bisa dikompromikan. Cirebon, sebagai kota strategis di simpang Jawa Barat dan Jawa Tengah menawarkan pilihan kuliner yang tidak akan mengecewakan siapa pun yang singgah di sana.
Dari empal gentong yang kuahnya sudah mendidih sejak subuh, nasi jamblang beralas daun jati yang autentik, hingga warung sederhana yang tak pernah memadamkan kompornya semalaman, Jantura Cirebon punya semuanya. Berikut 8 rekomendasi tempat sahur terbaik di jalur Pantura Cirebon yang sudah terverifikasi keberadaannya di Google Maps, lengkap dengan informasi alamat, jam buka, menu unggulan, serta keunikan yang membuat masing-masing tempat benar-benar layak untuk dikunjungi.
1. Rumah Makan Brawijaya
Rumah Makan Brawijaya yang berlokasi di kawasan Ciperna, Talun, Cirebon, adalah salah satu tempat sahur yang paling diandalkan di sepanjang jalur Pantura, berkat statusnya yang buka 24 jam penuh setiap hari tanpa libur bahkan di luar bulan Ramadan sekalipun. Lokasinya yang sangat strategis, berdekatan langsung dengan Exit Tol Ciperna menjadikannya pemberhentian alami bagi para pemudik, sopir antarkota, dan siapa saja yang membutuhkan makan dan istirahat di tengah perjalanan panjang. Area parkirnya luas, tersedia toilet yang cukup bersih, serta musala untuk menunaikan shalat Subuh sebelum melanjutkan perjalanan, menjadikan tempat ini bukan sekadar warung makan biasa, melainkan rest area mini yang lengkap di tepi Pantura.
Menu yang tersedia di Rumah Makan Brawijaya cukup beragam, mulai dari nasi putih dengan aneka lauk pauk seperti ayam kecap, gulai, perkedel, hingga sayur lodeh yang cocok untuk mengisi perut sebelum berpuasa seharian penuh. Meski tidak tergolong sebagai restoran mewah, kenyamanan dan kemudahannya yang buka tanpa henti menjadikan Brawijaya sebagai pilihan aman dan paling dapat diandalkan, terutama bagi pemudik yang tiba di Cirebon pada dini hari ketika sebagian besar tempat makan lainnya masih tutup rapat. Bagi yang datang bersama rombongan besar pun tidak perlu khawatir, karena kapasitas ruang makannya cukup besar untuk menampung banyak tamu sekaligus.
2. Waroeng Kang Apud Kedawung
Waroeng Kang Apud beralamat di Jalan Sutawinangun No.59, Sutawinangun, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, dan menjadi satu-satunya warung 24 jam lainnya dalam daftar ini yang tidak pernah menutup pintunya bahkan di tengah malam paling sunyi sekalipun. Berlokasi di kawasan perbatasan antara Kota dan Kabupaten Cirebon yang bisa dicapai langsung dari jalur Pantura utama, warung ini sudah lama menjadi andalan warga sekitar dan para pengemudi malam yang butuh asupan energi sebelum melanjutkan perjalanan jauh. Keunggulan utamanya terletak pada porsi nasi goreng yang luar biasa besar dengan harga yang sangat terjangkau, sesuatu yang selalu dicari oleh siapa saja yang sedang sahur di pinggir jalan.
Selain nasi goreng sebagai menu andalannya, Waroeng Kang Apud juga menyediakan berbagai pilihan lain seperti mi goreng, kwetiau, dan aneka lauk pelengkap yang disajikan hangat dan siap memanjakan perut di tengah malam. Satu hal yang membedakan warung ini dari yang lain adalah layanan pesan antar yang aktif 24 jam penuh, sehingga sangat cocok pula bagi mereka yang memilih sahur di penginapan, di dalam mobil, atau di rest area terdekat tanpa harus keluar untuk mencari makan. Ulasan positif yang terus berdatangan dari pelanggan menjadikan Waroeng Kang Apud sebagai salah satu pilihan sahur paling populer di jalur Pantura Cirebon bagian barat.
3. Nasi Jamblang Mang Dul
Nasi Jamblang Mang Dul yang menempati lokasi di Jalan DR. Cipto Mangunkusumo No.8, Pekiringan, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, adalah salah satu nama paling ikonik dalam dunia kuliner Cirebon dengan ribuan ulasan positif dari pelanggan setia yang datang dari berbagai penjuru Indonesia. Tempat ini beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00 pagi hingga tengah malam, dan selama bulan Ramadan jam operasionalnya diperpanjang secara khusus untuk melayani kebutuhan sahur para pengunjung yang datang menjelang fajar. Keistimewaan nasi jamblang terletak pada penyajiannya yang unik, nasi putih diletakkan di atas daun jati yang memberikan aroma khas dan menyerap kelebihan minyak, lalu disandingkan dengan puluhan pilihan lauk mulai dari sambal goreng, telur pindang, perkedel, teri goreng, hingga semur tahu dan hati sapi yang kaya rempah.
Sistem prasmanan yang diterapkan Mang Dul memudahkan pengunjung untuk memilih sendiri lauk sesuai selera dan anggaran, sehingga pengalaman makan di sini selalu terasa personal dan menyenangkan meski tempatnya ramai di hampir setiap waktu. Lokasi parkirnya yang tersedia untuk kendaraan roda empat menjadikan tempat ini ramah bagi keluarga yang datang dengan mobil pribadi, sementara aksesibilitasnya dari jalur Pantura sangat mudah karena berada di jalan utama Kota Cirebon yang bisa dicapai dalam hitungan menit dari arah tol. Bagi pemudik yang baru pertama kali mencoba nasi jamblang, Mang Dul adalah pintu masuk yang sempurna untuk berkenalan dengan salah satu kuliner paling autentik dari tanah Cirebon.
4. Empal Asem & Gentong H. Apud
Empal Asem dan Empal Gentong Haji Apud beralamat di Jalan Raya Kedawung No.24, Battembat, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, dengan jam operasional Senin hingga Jumat mulai pukul 08.00 hingga 21.00, dan Sabtu serta Minggu mulai pukul 09.00 hingga 21.00, menjadikannya salah satu tempat sahur yang paling strategis bagi pemudik yang datang pada malam hari sebelum imsak.
Berlokasi tepat di tepi Jalan Raya Kedawung yang merupakan bagian dari jalur Pantura dan berdekatan dengan pintu Tol Plumbon, restoran ini sangat mudah ditemukan tanpa membutuhkan navigasi rumit sama sekali. Empal gentong yang disajikan menggunakan kuah santan kental berwarna kuning keemasan menghadirkan daging sapi empuk yang dimasak perlahan hingga bumbu-bumbunya meresap sempurna ke setiap serat daging, menciptakan cita rasa yang dalam dan kompleks sekaligus menghangatkan tubuh di tengah malam.
Selain empal gentong, menu empal asem yang berkuah bening dengan sentuhan asam dari belimbing wuluh dan tomat muda juga menjadi favorit bagi pengunjung yang menginginkan pilihan lebih ringan namun tetap kaya rasa dan menyegarkan. Rumah makan ini turut menyajikan nasi lengko, tahu gejrot, sate kambing, serta es durian yang terkenal sebagai hidangan penutup yang sangat diminati, sehingga pengunjung bisa menikmati pengalaman kuliner Cirebon yang lengkap dalam satu kunjungan. Dengan puluhan ribu ulasan yang terkumpul di Google Maps, H. Apud sudah lama membuktikan diri sebagai salah satu ikon kuliner Pantura yang tidak perlu diragukan lagi kualitasnya.
5. Empal Gentong Mang Darma
Empal Gentong Mang Darma yang berlokasi di Jalan P. Diponegoro No.23, Kesenden, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, dan buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 22.00, menempati posisi yang sangat istimewa di antara semua tempat makan empal gentong di Cirebon.
Empal ini dianggap sebagai pelopor, sosok yang memulai tradisi memasak empal gentong khas Cirebon sejak tahun 1948, di saat kuliner ini belum dikenal luas seperti sekarang. Lebih dari tujuh dekade kemudian, warisan autentik itu masih terjaga dengan sangat baik: empal gentong di sini masih dimasak menggunakan kayu bakar di dalam gentong tanah liat tradisional, menghasilkan aroma asap yang harum dan cita rasa yang jauh lebih dalam dibandingkan masakan yang menggunakan kompor gas modern. Dengan jam tutup pukul 22.00, tempat ini sangat ideal bagi pemudik yang ingin mengisi perut sebelum imsak tiba.
Menu unggulannya adalah empal gentong berisi daging sapi, babat, dan jeroan yang direndam dalam kuah santan kunyit yang gurih dan aromatik, dilengkapi taburan daun bawang dan bawang goreng yang menambah kedalaman rasa di setiap sendokannya. Mang Darma juga menyajikan empal asem, sate maranggi, dan tahu gejrot sebagai pelengkap yang tak kalah menggugah selera bagi yang ingin variasi dalam satu kunjungan. Lokasinya di Jalan Diponegoro yang terletak di pusat Kota Cirebon juga mudah dijangkau dari berbagai arah termasuk dari pintu tol, menjadikannya tempat yang sangat layak untuk disinggahi saat sahur di Pantura Cirebon.
6. Empal Gentong Bu Darma
Tepat bersebelahan dengan Empal Gentong Mang Darma di Jalan P. Diponegoro No.21, Kesenden, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, terdapat sebuah warung yang tidak kalah berkualitas namun jauh lebih jarang terekspos oleh media kuliner — itulah Empal Gentong Bu Darma, yang buka setiap hari mulai pukul 07.30 hingga 21.00 (khusus Senin tutup pukul 20.00) dan oleh para penggemarnya kerap disebut sebagai hidden gem terbaik di Kota Cirebon yang wajib dicoba.
Meski namanya mirip dan lokasinya bersebelahan, Bu Darma adalah tempat yang sepenuhnya berbeda dengan karakteristik rasa tersendiri yang memiliki basis penggemar loyal tersendiri pula. Empal gentong di sini dimasak juga menggunakan kayu bakar, menghasilkan kuah yang kental, kaya rempah, dan beraroma smoky yang sangat menggugah selera, terutama saat disantap dalam kondisi masih panas mengepul di tengah malam menjelang sahur.
Keunggulan Bu Darma yang sering disebutkan oleh para pengunjungnya adalah daging dan jeroannya yang empuk sempurna karena dimasak dalam waktu lama dengan api yang terjaga, serta sate kambing muda yang diakui sebagai salah satu terbaik di Cirebon — sangat lembut, juicy, dan bebas bau prengus berkat teknik marinasi yang sudah disempurnakan bertahun-tahun. Harganya pun sangat terjangkau, dengan semangkuk empal gentong yang bisa dinikmati mulai dari kisaran dua puluh ribu rupiah, menjadikannya pilihan ideal bagi pemudik yang ingin makan enak tanpa harus menguras kantong di perjalanan panjang mereka.
7. Nasi Jamblang Ibu Nur
Nasi Jamblang Ibu Nur yang beralamat di Jalan Cangkring 2 No.34, Kejaksan, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 20.30 dengan perpanjangan jam khusus selama bulan Ramadan.
Sistem penyajiannya menggunakan gaya prasmanan di mana pengunjung memilih sendiri lauk yang diinginkan dari deretan pilihan yang sangat panjang, semuanya diletakkan di atas daun jati yang memberikan aroma khas dan tekstur unik pada nasi putih yang disajikan. Mulai dari ayam goreng, tempe orek, sambal goreng kentang, perkedel jagung, cumi hitam, hingga semur tahu, semua tersedia dan siap menggiurkan selera di setiap kunjungan.
Yang membuat Ibu Nur semakin istimewa dan selalu ramai dikunjungi adalah harganya yang sangat ramah di kantong, berdasarkan pengalaman nyata para pengunjungnya, lima orang dewasa bisa makan kenyang dengan total pengeluaran sekitar seratus tiga puluh ribu rupiah, sebuah nilai yang luar biasa mengingat kualitas dan keberagaman menu yang ditawarkan. Meski tempatnya tidak ber-AC dan suasananya terasa ramai serta padat terutama di jam-jam puncak, perputaran pengunjung yang cepat membuat antrean tidak pernah terlalu lama, dan cita rasa autentik yang konsisten selalu menjadi kompensasi yang lebih dari cukup bagi siapa saja yang mau bersabar.
8. Nasi Lengko H. Barno
Nasi Lengko Haji Barno yang berlokasi di Jalan Pagongan No.15B, Pekalangan, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, dan melayani pengunjung setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 21.00, adalah bukti nyata bahwa makanan sederhana pun bisa menjadi warisan kuliner yang bertahan melampaui zaman dan generasi.
Tempat ini sudah menjadi favorit warga Cirebon sejak puluhan tahun silam tanpa pernah mengubah formula kesederhanaan yang menjadi kekuatan utamanya. Nasi lengko sendiri adalah hidangan yang terdiri dari nasi putih yang disiram dengan bumbu kacang kecap manis, lalu dilengkapi dengan irisan tahu goreng, tempe goreng, tauge rebus, dan timun segar, perpaduan yang terdengar sederhana namun menghasilkan harmoni rasa yang begitu memuaskan dan mengenyangkan, sangat cocok untuk sahur sebelum menjalani puasa panjang seharian.
Pasangan sempurna nasi lengko di tempat ini adalah sate kambing muda yang dipanggang langsung di depan pengunjung, menghasilkan aroma bakar yang menggoda dan daging yang sangat empuk serta bebas bau prengus berkat teknik marinasi yang sudah disempurnakan selama bertahun-tahun oleh para peraciknya yang berpengalaman. Dengan jam buka hingga pukul 21.00 setiap harinya, Nasi Lengko H. Barno menjadi pilihan sahur yang sangat tepat bagi mereka yang menginginkan sesuatu yang lebih ringan namun tetap bergizi, mengenyangkan, dan autentik khas Cirebon sebelum memulai hari puasa yang panjang di perjalanan Pantura.
Pertanyaan dan Jawaban
Apa tempat sahur yang buka 24 jam di jalur Pantura Cirebon?
Dua tempat yang terbukti buka 24 jam nonstop adalah Rumah Makan Brawijaya di Ciperna, Talun, dan Waroeng Kang Apud di Kedawung. Keduanya siap melayani sahur kapan saja tanpa batasan jam, bahkan di luar bulan Ramadan sekalipun.
Makanan khas apa yang paling populer untuk sahur di Pantura Cirebon?
Tiga kuliner paling ikonik untuk sahur di Pantura Cirebon adalah Empal Gentong (kuah santan kental dengan daging sapi empuk), Nasi Jamblang (nasi beralas daun jati dengan pilihan lauk sangat beragam), dan Nasi Lengko (nasi dengan tahu, tempe, tauge, dan bumbu kacang kecap). Ketiganya adalah bagian dari warisan kuliner Cirebon yang sudah ada sejak ratusan tahun silam.
Berapa kisaran harga makan sahur di tempat-tempat tersebut?
Kisaran harganya sangat terjangkau. Nasi Jamblang Ibu Nur dan Nasi Lengko H. Barno dikenal sebagai yang paling ekonomis, dengan satu porsi lengkap mulai dari sepuluh hingga tiga puluh ribu rupiah. Empal Gentong berkisar antara dua puluh hingga empat puluh ribu rupiah per porsi. Rumah Makan Brawijaya dan Waroeng Kang Apud berada di kisaran harga menengah yang masih sangat ramah di kantong.
Apakah tempat-tempat sahur ini mudah diakses dari jalan tol?
Ya, sebagian besar mudah diakses dari jalan tol. Rumah Makan Brawijaya berada sangat dekat dengan Exit Tol Ciperna, sementara Empal Gentong H. Apud berdekatan dengan pintu Tol Plumbon. Tempat-tempat di pusat Kota Cirebon seperti Mang Dul, Ibu Nur, Mang Darma, Bu Darma, dan H. Barno dapat dicapai dalam 10 hingga 15 menit berkendara dari Tol Cirebon.
Tempat sahur mana yang paling cocok untuk rombongan keluarga besar?
Rumah Makan Brawijaya adalah pilihan terbaik untuk rombongan besar karena kapasitasnya yang luas, lahan parkir yang memadai, tersedianya toilet dan musala, serta buka 24 jam tanpa henti. Nasi Jamblang Mang Dul juga sangat cocok karena sistem prasmanannya memudahkan setiap anggota keluarga memilih lauk sesuai selera masing-masing dengan total harga yang bisa disesuaikan dengan anggaran.

1 day ago
4
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4778349/original/077714600_1710912810-Ilustrasi_buka_puasa__sahur__Islami__Ramadan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507301/original/019722100_1771489226-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5024193/original/083270400_1732614383-quote-sedekah-di-hari-jumat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4003817/original/088336000_1650675922-AP22112543449817.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521924/original/082690700_1772703966-Sesi_10_Minute_Touch_Up_bersama_Bubah_Alfian_dan_Rizfany.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516490/original/002457800_1772316358-000_99CY64J.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5524540/original/020695200_1772955183-PBB_Jakarta_gelar_buka_puasa_bersama_dan_santunan_anak_yatim.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503943/original/083212900_1771216803-masjid-maba-uD8LmeylrPI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515987/original/087453300_1772244561-ClipDown.com_643558678_18571050556008364_2216233127204048101_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3417971/original/030242600_1617341011-143290463_3493436664039357_2083209501957817431_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501801/original/034251400_1770956928-unnamed__13_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382022/original/048339900_1760524874-Sholawat_dan_Berdzikir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522378/original/080801300_1772763280-Ramadhan_2026_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4599997/original/093433900_1696501516-pexels-alexy-almond-3756527_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2242528/original/098066300_1528364808-clouds-mosque-muslim-87500.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010961/original/082719200_1651214802-20220429-Itikaf-Lailatul-Qadar-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514457/original/047318700_1772090963-047059900_1589431437-285194-P693MO-311.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/916176/original/009190200_1435802335-mobil-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517185/original/087112300_1772418746-Amplop_ketupat.jpg)




























