Bacaan Sholawat Jibril, Makna Mendalam hingga Berbagai Fadhilahnya

17 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Bacaan sholawat jibril merupakan salah satu sholawat terpopuler. Hal ini salah satunnya dipengaruhi bacaan sholawat yang paling ringkas namun memiliki kedudukan istimewa dalam tradisi Islam.

Ebook Samudra Mutiara Selawat dan Fadlilahnya, Jauhari Ibnu Muna'im bin Ismail, dalam riwayat, dinamakan Sholawat Jibril karena lafalnya pertama kali diajarkan oleh Malaikat Jibril, menjadikannya sholawat yang sarat dengan keberkahan dan rahasia spiritual.

Di kalangan umat Islam, sholawat ini dikenal luas sebagai amalan untuk membuka pintu rezeki, meraih cinta Allah dan Rasul, serta mendapatkan ketenangan hati.

Artikel ini akan mengupas tuntas tentang bacaan Sholawat Jibril, mulai dari teks Arab, latin, dan artinya, makna mendalam yang terkandung, penjelasan para ulama dalam kitab-kitab klasik, hingga berbagai fadhilah dan keutamaan yang dijanjikan di dalamnya.

Bacaan Sholawat Jibril: Arab, Latin, dan Artinya

Sholawat Jibril memiliki dua versi yang dikenal di masyarakat. Versi pendek merupakan bacaan inti yang diajarkan oleh Malaikat Jibril, sementara versi panjang adalah pengembangannya dalam bentuk syair pujian .

1. Bacaan Sholawat Jibril Versi Pendek

صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّد

Latin: Shallallāhu 'alā Muhammad

Artinya: "Semoga Allah memberikan rahmat-Nya kepada Nabi Muhammad."

2. Bacaan Sholawat Jibril Versi Panjang (Syair Pujian)

Teks Arab Latin Artinya

صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّد

Latin: Shallallāhu 'alā Muhammad

Artinya: Semoga sholawat dari Allah atas (Nabi) Muhammad

صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Latin: Shallallāhu 'alaihi wa sallam

Artinya: Semoga sholawat dan salam dari Allah atasnya

أَنْتَ شَمْسٌ أَنْتَ بَدْرٌ

Latin: Anta syamsun anta badrun

Artinya: Engkau bagai matahari, engkau bagai bulan purnama

أَنْتَ نُوْرٌ فَوْقَ نُوْرِ

Latin: Anta nūrun fauqa nūrin

Artinya: Engkau cahaya di atas cahaya

أَنْتَ إِكْسِيْرٌ وَغَالِي

Latin: Anta iksīrun wa ghālī

Artinya: Engkau bagaikan emas murni yang mahal

أَنْتَ مِصْبَاحُ الصُّدُوْرِ

Latin: Anta mishbāhush-shudūri

Artinya: Engkaulah pelita hati

يَاحَبِيْبِى يَامُحَمَّدْ

Latin: Yā habībī yā Muhammad

Artinya: Wahai kekasihku, wahai Muhammad

يَاعَرُوْسَ الْخَافِقَيْنِ

Latin: Yā 'arūsal-khāfiqaini

Artinya: Wahai pengantin timur dan barat

يَامُؤَيَّدْ يَامُمَجَّدْ

Latin: Yā mu'ayyadu yā mumajjadu

Artinya: Wahai yang dikuatkan dan dimuliakan

يَاإِمَامَ الْقِبْلَتَيْنِ

Latin: Yā imāmal qiblataini

Artinya: Wahai imam dua kiblat

Makna Mendalam Sholawat Jibril

Sholawat Jibril, meskipun sangat pendek, mengandung makna yang sangat mendalam:

1. Makna Linguistik dan Spiritual

Kata "Shallallāhu" berasal dari akar kata sh-l-w yang berarti doa, berkah, penghormatan, dan rahmat. Dalam konteks ini, "Shallallāhu 'alā Muhammad" berarti permohonan agar Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kemuliaan, dan keberkahan-Nya kepada Nabi Muhammad SAW .

2. Makna Sholawat dari Perspektif Al-Qur'an

Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Ahzab ayat 56:

اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

Artinya: "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya."

Dalam Tafsir Ibnu Katsir, Imam Bukhari meriwayatkan dari Abul Aliyah bahwa yang dimaksud dengan sholawat dari Allah adalah pujian-Nya kepada Nabi Muhammad SAW di kalangan para malaikat.

Adapun sholawat dari malaikat adalah doa yang mereka panjatkan untuk Rasulullah SAW.

Asal-Usul dan Sejarah Sholawat Jibril

Sholawat ini disebut Jibril karena pertama kali diucapkan oleh Malaikat Jibril. Kisahnya bermula ketika Nabi Adam AS hendak melamar Siti Hawa di surga.

Malaikat Jibril mendekati Nabi Adam dan membisikkan agar beliau membaca sholawat sebagai mahar untuk menghalalkan hubungan dengan Hawa. Jibril mengajarkan bacaan "Shallallāhu 'alā Muhammad" .

Dalam kitab Bada'i al-Zuhur Fi Waqa'i al-Duhur karya Syekh Muhammad bin Ahmad bin Iyas al-Hanafi disebutkan bahwa Allah SWT berfirman kepada Nabi Adam, "Bacalah shalawat kepada kekasihku Muhammad."

Ketika Adam bertanya siapakah Muhammad itu, Allah menjawab, "Dia adalah anak cucumu nanti dan dia adalah penutup para nabi. Andai bukan karena dia (Muhammad), Aku tidak akan menciptakan makhluk".

Menurut Al-Munawi dalam kitab Faidhul Qadir, meskipun kisah ini tidak memiliki dasar yang sangat kuat secara historis, sholawat Jibril tidak menyimpang secara makna dan boleh diamalkan selama kandungan sholawat dan doa di dalamnya tersampaikan dengan benar.

Keistimewaan Sholat Jibril dalam Perspektif Ulama

Beberapa ulama besar menjelaskan keistimewaan Sholawat Jibril dalam kitab-kitab mereka:

1. Kitab Afdholus Sholawat (Imam Yusuf bin Ismail an-Nabhani)

Dalam kitab ini disebutkan bahwa Sholawat Jibril memiliki keutamaan yang luar biasa. Imam Asy-Sya'rani meriwayatkan sabda Nabi Muhammad SAW:

"Barang siapa yang membaca sholawat ini (Sholawat Jibril), akan dibukakan ke atas dirinya tujuh puluh pintu dari rahmat, dan Allah akan meletakkan kecintaan-Nya pada kalbu-kalbu manusia. Tiada yang menjadi marah kepadanya melainkan orang yang memiliki kemunafikan di dalam kalbunya."

2. Syaikh Ali Al-Khawwas dan Periwayatan dari Nabi Khidir AS

Dalam sumber yang sama, Syaikh Ali Al-Khawwas berkata bahwa hadits tentang keutamaan sholawat ini diriwayatkan oleh para ahli makrifah melalui Nabi Khidir AS dari Rasulullah SAW. Menurut beliau, sanad hadits ini mencapai derajat shahih meskipun para ahli hadits mungkin menolaknya karena basic keilmuan mereka .

3. Al-Hafiz As-Sakhawi dan Al-Imam As-Samarqandi

Al-Hafiz As-Sakhawi mengutip dari Majduddin Al-Fairuzabadi (pengarang Al-Qamus) dengan sanadnya sampai kepada Al-Imam As-Samarqandi, yang mendengar langsung dari Nabi Khidir dan Ilyas AS bahwa Rasulullah SAW bersabda:

"Tiadalah seorang yang beriman mengucapkan 'Semoga Allah melimpahkan sholawat ke atas Muhammad', melainkan akan dijadikan manusia mencintainya, walaupun mereka sedang membencinya. Demi Allah, tiadalah mereka mencintainya sehingga Allah mencintainya."

4. Kitab Al-Adzkar (Imam an-Nawawi)

Dalam kitabnya, Imam an-Nawawi menyebutkan bahwa sholawat Jibril adalah salah satu sholawat yang bisa diamalkan. Manfaat yang didapat jika rutin membaca dan mengamalkannya antara lain memperoleh kebaikan, menghapus keburukan, membuka pintu rezeki, dan mendapat keberkahan di dunia seperti kesehatan, kelancaran aktivitas, dan umur panjang .

Fadhilah dan Keutamaan Sholawat Jibril

Berdasarkan penjelasan dalam berbagai sumber, berikut adalah fadhilah dan keutamaan membaca Sholawat Jibril:

1. Dibukakan 70 Pintu Rahmat

Keutamaan ini disebutkan dalam Afdholus Sholawat dan diriwayatkan oleh Imam Asy-Sya'rani. Membaca sholawat ini akan membukakan pintu-pintu rahmat kebaikan untuk dirinya sebanyak 70 pintu rahmat .

2. Dicintai Allah dan Rasul

Orang yang membaca sholawat ini akan dicintai oleh Allah SWT dan Rasul-Nya, serta dijadikan manusia mencintainya. Bahkan orang yang awalnya membenci, lambat laun akan berbalik menyayangi .

3. Mendapat Kedekatan dengan Rasulullah SAW

Syaikh Ali Al-Khawwas menjelaskan bahwa keadaan paling dekat dengan Nabi adalah ketika seseorang menyebut nama beliau dan bersholawat kepadanya .

4. Kemudahan Rezeki dan Pengabulan Hajat

Sholawat Jibril dikenal luas sebagai wasilah untuk memohon kelancaran rezeki. Habib Umar bin Hafidz menganjurkan membaca istighfar 100 kali dan sholawat Jibril 500 kali di waktu pagi dan petang untuk mendapatkan kelancaran rezeki.

Dalam kitab Rahasia Sehat Berkah Shalawat, disebutkan bahwa membaca sholawat Jibril yang diiringi istighfar pada pagi dan siang hari dapat menjadi dzikir untuk memohon kelancaran rezeki .

5. Ketenangan Hati dan Pertolongan Allah

Membaca sholawat, termasuk sholawat Jibril, dapat memberikan ketenangan hati seseorang dan pertolongan dunia-akhirat dari Allah SWT. Bagi yang sedang mengalami kegelisahan atau kesulitan hidup, dengan mengamalkan sholawat Jibril dapat diberikan kemudahan atas masalah yang dihadapinya .

6. Pahala Berlipat dan Penghapus Dosa

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW: "Barang siapa bersholawat kepadaku satu kali, niscaya Allah akan bersholawat kepadanya sebanyak sepuluh kali, menghapuskan sepuluh kejelekan darinya, dan mengangkat derajatnya sepuluh tingkatan" (HR. An-Nasai) .

Panduan Praktis Mengamalkan Sholawat Jibril

Berdasarkan berbagai sumber, berikut panduan mengamalkan Sholawat Jibril:

Waktu yang Dianjurkan:

  • Setiap selesai shalat fardhu
  • Pagi dan petang hari (waktu shubuh dan maghrib atau setelahnya)
  • Malam Jumat atau hari Jumat

Jumlah Bacaan:

  • Minimal 100 kali setiap selesai shalat fardhu
  • 500 kali di waktu pagi dan petang
  • 1.000 kali atau lebih untuk hajat khusus

Doa Setelah Membaca Sholawat Jibril

Berikut doa yang bisa diamalkan setelah membaca sholawat Jibril:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ وَأَتَوَسَّلُ إِلَيْكَ بِحَبِيبِكَ وَنَبِيِّكَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيِّ الرَّحْمَةِ. يَا سَيِّدِي إِنِّي أَتَوَجَّهُ بِكَ إِلَى رَبِّكَ فِي قَضَاءِ حَوَائِجِي...

Latin: Allāhumma innī as-aluka wa atawassalu ilaika biḫabībika wa nabiyyika sayyidinā Muḫammadin shallallāhu 'alaihi wa sallama nabiyyir-raḫmah. Yā sayyidī innī atawajjahu bika ilā rabbika fī qaḑā'i ḫawā'ijī...

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dan aku bertawasul kepada-Mu dengan kekasih-Mu dan nabi-Mu, junjungan kami Muhammad, nabi pembawa rahmat. Wahai junjunganku (Rasulullah), aku bertawajuh denganmu kepada Tuhanmu dalam memenuhi hajat-hajatku..."

Sholawat Jibril, dengan segala kesederhanaan lafalnya, menyimpan kekayaan makna dan keutamaan yang luar biasa. Sebagai sholawat ghairu ma'tsurat (yang tidak langsung diajarkan Nabi dalam redaksi persisnya), ia disusun berdasarkan ilham dan petunjuk para ulama saleh sebagai bentuk kecintaan dan tawassul kepada Rasulullah SAW.

Keistimewaan sholawat ini terletak pada kemudahannya untuk dihafal dan diamalkan, namun balasan yang dijanjikan sangat besar. Dengan mengamalkannya secara rutin dan penuh keyakinan, seorang hamba tidak hanya mendapatkan limpahan rahmat dan keberkahan, tetapi juga kedekatan dengan Nabi Muhammad SAW dan kecintaan dari Allah SWT.

Semoga dengan memahami makna dan mengamalkan Sholawat Jibril, kita semua termasuk dalam golongan umat yang mendapat syafaat dan pertolongan dari Allah SWT melalui kemuliaan Baginda Nabi Muhammad SAW. Aamiin Yaa Robbal 'Aalamiin.

People also Ask:

Bagaimana bunyi shalawat Jibril yang benar?

Bacaan Sholawat Jibril Pendek dan Panjang Beserta KeutamaannyaBacaan Sholawat Jibril yang paling utama dan sering disebut adalah yang pendek: "Shallallahu 'ala Muhammad" (صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ) yang artinya "Semoga Allah melimpahkan rahmat kepada Nabi Muhammad", namun ada juga versi panjang yang lebih puitis seperti "Shallallahu 'ala Muhammad, shallallahu 'alaihi wasallam" (Semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam atas Nabi Muhammad) yang sering dilanjutkan dengan pujian-pujian lain.

Yang mana dimaksud sholawat Jibril?

Sholawat Jibril adalah salah satu bentuk doa dan pujian kepada Nabi Muhammad SAW yang diucapkan oleh Malaikat Jibril. Ini adalah salah satu sholawat yang umum diajarkan dan diamalkan oleh umat Islam sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Sholawat Jibril 1000x kali untuk apa?

Mengamalkan Sholawat Jibril 1000 kali dipercaya mendatangkan banyak manfaat spiritual dan duniawi, seperti mempercepat terkabulnya hajat, melancarkan rezeki ("shalawat duit"), membuka pintu rahmat Allah, memberikan ketenangan hati, dan menjadi jalan pertolongan-Nya, dengan bacaan pendeknya "Shalallahu 'ala Muhammad" yang mudah diucapkan secara istiqamah setelah sholat fardhu atau di waktu-waktu mustajab.

Shallallahu 'ala Muhammad, apakah itu shalawat Jibril?

Lafal Sholawat Jibril, Amalkan untuk Menarik RezekiYa, "Shallallahu ala Muhammad" (صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّد) adalah bentuk pendek dari Sholawat Jibril, yang merupakan salah satu sholawat paling dikenal dan diamalkan karena keutamaannya dalam mendatangkan rahmat, rezeki, dan kebaikan, serta penghapus keburukan. Sholawat ini diawali dengan pujian langsung kepada Nabi Muhammad SAW dan sering diamalkan secara rutin.

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |