Bali Kini Punya Grand Ballroom Kapasitas 2.300 Tamu Menghadap Laut

16 hours ago 7

loading...

Ayana Bali berlokasi di kawasan tebing seluas 90 hektare di Jimbaran, Bali. Foto: Ayana Bali

BADUNG - Membayangkan konferensi berakhir dengan matahari terbenam di tepian Samudra Hindia kini bukan lagi angan. Hamparan laut terbuka menyatu dengan ruang pertemuan modern dalam satu kawasan. Dari teras, cahaya senja memantul di permukaan air, sementara taman hijau menjadi lokasi jamuan terbuka. Pemandangan itu menjadi wajah baru fasilitas meeting, incentive, conference, and exhibition (MICE) yang disiapkan Ayana Bali. Mulai 1 September 2026, kawasan ini resmi mengoperasikan Grand Ballroom terbarunya.

Ekspansi tersebut memperkuat posisi Ayana Bali sebagai destinasi terpadu di Indonesia. Berlokasi di kawasan tebing seluas 90 hektare di Jimbaran, kawasan ini hanya berjarak sekitar 30 menit dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Ayana Bali memiliki 993 kamar yang tersebar pada empat hotel dan resor. Selain itu, tersedia 31 restoran, 14 kolam renang, spa dengan 47 ruang perawatan, serta sistem trem yang menghubungkan seluruh area resor.

Grand Ballroom baru di sini adalah rancangan firma arsitektur global Gensler. Ruang tanpa pilar seluas 1.850 meter persegi itu memiliki plafon setinggi sembilan meter. Ballroom mampu menampung hingga 2.300 tamu dalam format duduk. Infrastruktur audiovisual modern telah terpasang lengkap, termasuk tiga layar LED berukuran besar. Penyelenggara acara dapat menyiapkan konferensi, gala dinner, hingga peluncuran produk dengan lebih efisien.

Di luar ballroom, pengalaman acara terasa semakin luas. Area foyer dirancang lapang untuk registrasi maupun networking. Veranda menyuguhkan panorama laut hingga 270 derajat, terutama menjelang senja. Sebanyak 20 breakout room tersedia dengan ukuran beragam, sebagian memanfaatkan cahaya alami. Bahkan, acara formal dapat berlanjut menuju jamuan makan malam terbuka tanpa memindahkan tamu ke lokasi lain.

Konsep bangunannya mengadopsi filosofi Bali, Sanga Mandala, yang menekankan hubungan harmonis antara manusia, ruang, dan alam. Pendekatan itu diperkuat melalui filosofi Tri Hita Karana dalam pengelolaan kawasan. Sementara itu, sertifikasi EarthCheck Gold mendukung upaya pengurangan emisi melalui konsep resor terintegrasi. Presiden Direktur Ayana Hospitality, Giordano Faggioli, mengatakan, ekspansi ini menghadirkan pengalaman acara dalam satu destinasi. "Semua kebutuhan event tersedia dalam satu kawasan," ujarnya.

Dengan kehadiran fasilitas ini, Bali memiliki pilihan baru untuk konferensi internasional, perjalanan insentif, acara korporat, pesta pernikahan, hingga perayaan berskala besar tanpa meninggalkan satu kawasan terpadu tersebut.

(wur)

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |