Ibadah Kurban atau Aqiqah Dulu? Mana yang Harus Diutamakan?

12 hours ago 5

loading...

Dalam Islam kurban dan aqiqah merupakan dua ibadah yang hukumnya Sunnah Muakkad yang berbeda dan tidak saling memengaruhi sah atau tidaknya ibadah yang satu dengan yang lainnya. Foto ilustrasi/ist

Ibadah kurban atau aqiqah dulu? Mana yang harus diutamakan menurut hukum Islam? Adakah kesamaan dan perbedaan di antara keduanya? Berikut ulasan dan penjelasannya.

Sebenarnya, dalam Islam kurban dan aqiqah merupakan dua ibadah yang hukumnya Sunnah Muakkad yang berbeda dan tidak saling memengaruhi sah atau tidaknya ibadah yang satu dengan yang lainnya. Perbedaan yang ada di antara keduanya lebih pada waktu pelaksanaannya.

Kurban hanya dapat dilakukan pada bulan Zulhijjah, apalagi saat ini sudah memasuki Zulkaidah, sebulan menuju bulan Zulhijjah tersebut. Sedangkan aqiqah dilaksanakan pada saat mengiringi kelahiran seorang bayi dan lebih dianjurkan lagi pada hari ketujuh dari kelahirannya.

Aqiqah sendiri merupakan hak seorang anak atas orang tuanya. Dalam artian, anjuran untuk menyembelih hewan aqiqah sangat ditekankan kepada orang tua bayi yang diberi kelapangan rezeki untuk sekadar berbagi dalam rangka menyongsong kelahiran anaknya.

Baca juga: Zikir, Amalan Ringan yang Pahalanya Berat di Timbangan Amal

Sabda Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam:

"Aqiqah menyertai lahirnya seorang bayi." (HR Bukhari).

Menurut Pimpinan Pondok Pesantren Al Bahjah, Buya Yahya, dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV, menjelaskan bahwa masih banyak kesalahpahaman fikih, yang pertama orang mengira kurban itu seumur hidup sekali. Padahal yang namanya kurban itu adalah sunnah, kapan itu? Masuk Iduladha maka itu disunahkan kita untuk kurban.

Sementara, hukum aqiqah adalah sunnah bagi orang tua terhadap anaknya yang belum memasuki usia baligh.
Karena itu, Buya Yahya berpendapat, jika sudah mendekati dan masuk waktu untuk berkurban (menjelang Iduladha) maka hendaknya didahulukan berkurban karena waktunya sempit dan mepet. Sedangkan waktu untuk aqiqah masih panjang.

Karena, para ulama memberi kelonggaran pelaksanaan aqiqah oleh orang tua hingga si bayi tumbuh sampai dengan baligh. Setelah itu, anjuran aqiqah tidak lagi dibebankan kepada orang tua melainkan diserahkan kepada sang anak untuk melaksanakan sendiri.

Jadi, manakah yang didahulukan antara kurban dan aqiqah? Jawabannya adalah tergantung momentum serta situasi dan kondisi. Apabila mendekati Hari Raya Iduladha seperti sekarang ini, maka mendahulukan kurban adalah lebih baik daripada malaksanakan aqiqah.

Baca juga: 7 Bacaan Zikir Istimewa, Kaum Muslim Wajib Tahu!

(wid)

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |