Jakarta, CNBC Indonesia - Pihak berwenang telah resmi mengidentifikasi tersangka yang ditangkap dalam insiden penembakan di acara jamuan makan malam koresponden Gedung Putih (White House Correspondents' Dinner) pada hari Sabtu, (25/04/2026). Tersangka diketahui bernama Cole Tomas Allen, seorang pria asal wilayah Los Angeles yang memiliki latar belakang pendidikan mentereng sebagai lulusan universitas bergengsi.
Seorang pejabat penegak hukum menyatakan bahwa Allen, yang berusia sekitar 31 tahun, merupakan penduduk Torrance, California, sebuah kota pesisir di area South Bay yang berdekatan dengan Los Angeles. Mengutip Reuters, profil Allen yang ditemukan di media sosial menunjukkan bahwa ia adalah seorang pengembang gim paruh waktu sekaligus seorang pengajar.
Kepala Departemen Kepolisian District of Columbia memberikan keterangan awal terkait keberadaan tersangka di lokasi kejadian. Penyidik meyakini bahwa pria tersebut memiliki akses masuk ke area hotel tempat berlangsungnya acara bergengsi tersebut.
"Penyidik meyakini tersangka adalah tamu di hotel Washington Hilton, tempat makan malam tahunan tersebut berlangsung, namun belum ada motif yang ditentukan," ujar Kepala Polisi tersebut dalam keterangannya.
Berdasarkan penelusuran pada rekam jejak digitalnya, Allen memiliki prestasi yang cukup baik di bidang pendidikan. Sebuah unggahan di Facebook menunjukkan bahwa ia pernah dinobatkan sebagai "Teacher of the Month" pada Desember 2024 oleh kantor C2 Education di Torrance, sebuah layanan bimbingan belajar privat nasional untuk siswa yang akan masuk perguruan tinggi.
Selain itu, sebuah profil LinkedIn atas nama tersangka menggambarkan dirinya sebagai sosok yang memiliki kecintaan mendalam terhadap dunia teknik dan pendidikan. Dalam profil tersebut, ia merangkum identitas profesionalnya dengan kalimat yang cukup unik.
"Insinyur mesin dan ilmuwan komputer berdasarkan gelar, pengembang gim independen berdasarkan pengalaman, pengajar sejak lahir," tulis Allen dalam deskripsi profil LinkedIn miliknya.
Riwayat pendidikannya mencatat bahwa ia memperoleh gelar sarjana teknik mesin dari California Institute of Technology (Caltech) pada tahun 2017 dan gelar master ilmu komputer dari California State University di Dominguez Hills pada tahun 2025. Pihak Caltech sendiri telah mengeluarkan pernyataan resmi yang mengonfirmasi bahwa seseorang dengan nama tersebut memang lulus pada tahun 2017.
Terkait pengalaman kerja, Allen tercatat bekerja selama beberapa tahun terakhir sebagai guru paruh waktu di C2 Education dan pengembang gim wiraswasta. Ia juga diketahui pernah bekerja sebagai insinyur mesin untuk sebuah perusahaan bernama IJK Controls di Pasadena Selatan selama satu tahun, serta sempat menjadi asisten pengajar di Caltech.
Namun, karier dan latar belakang akademisnya yang cemerlang kini harus berhadapan dengan tuntutan hukum yang sangat berat. Pihak Secret Service menyatakan bahwa tersangka mempersenjatai diri dengan senjata api jenis shotgun saat melakukan aksinya di lokasi yang dihadiri oleh petinggi negara.
"Tersangka bersenjata shotgun dan ditahan setelah melepaskan tembakan ke arah agen Secret Service di Washington Hilton Hotel, di luar ballroom tempat acara tersebut dihadiri oleh Presiden Donald Trump, istrinya Melania, Wakil Presiden JD Vance, dan beberapa sekretaris kabinet," ungkap juru bicara Secret Service dalam laporannya.
(tps/wur)
Addsource on Google

3 hours ago
2
















































