Investasi Rp1.010 Triliun Mengalir ke RI Sepanjang 6 Bulan Pertama 2026, Cek Peta Penyebarannya

10 hours ago 4

loading...

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani menekankan capaian investasi setara dengan 49,5% dari total target yang dipatok sepanjang tahun ini. Foto/Dok

JAKARTA - Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi sepanjang semester I-2026 berhasil menembus angka sebesar Rp1.010,6 triliun. Capaian ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 7,2% secara tahunan (year-on-year), dengan kontribusi terbesar bersumber dari Penanaman Modal Asing (PMA) yang mengungguli penanaman modal dalam negeri.

"Komitmen dari para investor untuk berinvestasi langsung di Indonesia atau Foreign Direct Investment ini masih in-line dengan target yang dicanangkan, yang kita set up oleh Bappenas untuk tahun di 2026 ini. Kami sampaikan bahwa dari target di tahun 2026 ini total target secara keseluruhan adalah 2.041,3 triliun," papar Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

"Dan pada semester pertama, atau dari Januari sampai dengan Juni, ini di 2026 pencapaian yang sudah dilakukan pengeluaran atau spending oleh para investor di Indonesia itu mencapai 1.010,6 triliun, atau peningkatan 7,2% year-on-year," papar Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani.

Baca Juga: Rincian Sebaran Investasi Rp498 Triliun yang Masuk RI di Kuartal I 2026, Serap 706 Ribu Pekerja

Lanjut Rosan menekankan bahwa capaian tersebut setara dengan 49,5% dari total target investasi yang dipatok sepanjang tahun ini. Dari aspek komposisi, realisasi PMA tercatat mendominasi dengan kontribusi mencapai Rp507,6 triliun (50,2%), mengungguli realisasi PMDN yang berada di angka Rp502,9 triliun (49,8%).

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |