Seekor kerbau albino kurban yang diberi nama sesuai nama Presiden AS Donald Trump di Narayanganj, Bangladesh, Rabu (20/5/2026). (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)
Pemiliknya, Zia Uddin Mridha (38), mengatakan kepada AFP saudara laki-lakinya memberi nama banteng seberat 700 kilogram (1.500 pon) itu karena rambutnya yang panjang menyerupai penampilan khas presiden AS tersebut. (AFP/SALAHUDDIN AHMED)
Pengunjung yang penasaran berbondong-bondong mendatangi kandang milik Zia Uddin Mridha. (AFP/SALAHUDDIN AHMED)
Para pejabat dari departemen peternakan mengatakan bahwa kerbau albino sangat langka, dan tampak putih atau merah muda karena kurangnya produksi melanin. (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)
Memberi nama pesohor atau tokoh ternama pada hewan ternak berukuran jumbo rupanya telah menjadi tren tahunan yang lumrah di pasar-pasar hewan Bangladesh menjelang musim kurban. Strategi pemasaran unik ini rupanya terbukti sangat ampuh. Kehadiran sapi bernama 'Donald Trump' tersebut sukses menyedot perhatian, tak sekadar memikat minat para calon pembeli yang tengah berburu hewan kurban kelas premium. (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)

1 hour ago
3

















































