Tok! Malaysia Naikkan Harga BBM Non Subsidi, Ada Nyaris Rp17.000/Liter

7 hours ago 7

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Keuangan Malaysia resmi mengumumkan kenaikan pada harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi retail, khususnya di wilayah Semenanjung Malaysia. Langkah tersebut diambil sebagai imbas langsung dari ketidakpastian rantai pasok minyak mentah global yang dipicu oleh eskalasi konflik Iran dengan Israel dan Amerika Serikat.

Melansir Malaysiamail, Jumat (13/3/2026), penyesuaian harga berlaku efektif mulai Kamis, 12 Maret 2026 hingga 18 Maret 2026. Harga bensin jenis RON 97 naik 60 sen menjadi RM 3,85 atau setara Rp 16.565 per liter. Kenaikan serupa juga berlaku untuk RON 95 non subsidi yang melonjak 60 sen menjadi RM 3,27 atau setara Rp 14.076 per liter.

Sementara itu, kenaikan tertinggi terjadi pada harga diesel di Semenanjung Malaysia, yang dikerek naik 80 sen menjadi RM 3,92 atau setara Rp 16.874 per liter.

Namun, untuk wilayah Sabah, Sarawak, dan Labuan, harga diesel tetap dipertahankan pada batas atas regional yakni RM 2,15 atau setara Rp 9.255 per liter.

Meskipun harga BBM di pasar melambung, Pemerintah Malaysia menegaskan bahwa harga BBM subsidi tepat sasaran melalui inisiatif BUDI95 tetap ditahan di level RM 1,99 atau sekitar Rp 8.566 per liter.

Pemerintah MADANI menyatakan kebijakan subsidi ganda tersebut dirancang khusus untuk melindungi kelompok masyarakat rentan dari guncangan harga global. Kementerian Keuangan juga memastikan akan terus memberikan dukungan melalui inisiatif BUDI MADANI dan program bantuan tunai tambahan selama pasar minyak global masih berfluktuasi.

Saat ini, Pemerintah Malaysia menyatakan terus memantau ketat situasi geopolitik Timur Tengah dan potensi dampaknya terhadap inflasi domestik, dengan prioritas utama menjaga batas harga BBM subsidi sebesar RM 1,99 atau sekitar Rp 8.566 per liter bagi warga yang memenuhi syarat.

(wia)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |