Ukraina Tak Berdaya 17 Warganya Dibantai Rudal Rusia, Zelensky Salahkan Sekutu Barat

17 hours ago 7

loading...

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky salahkan Barat yang enggan kirim rudal pencegat ke Kyiv untuk melawan serangan Rusia. Foto/X @ZelenskyyUa

KYIV - Serangan rudal Rusia terhadap Kyiv dan wilayah sekitarnya telah menewaskan 17 orang dan melukai puluhan lainnya pada Rabu dini hari. Ukraina tak berdaya melawan serangan gencar Moskow karena kekurangan rudal pencegat untuk sistem Patriot buatan Amerika Serikat (AS).

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyalahkan sekutu Barat-nya karena gagal mengirim rudal pencegat untuk Kyiv.

Baca Juga: Unit Rudal Korut Mulai Dikerahkan ke Rusia untuk Perang Melawan Ukraina

Serangan bertubi-tubi Rusia, yang berlangsung sekitar dua jam, merupakan yang terbaru dari serangkaian serangan rudal skala besar yang telah menjadi hal yang hampir rutin terjadi musim panas ini.

Moskow memanfaatkan kelangkaan parah rudal pencegat untuk sistem Patriot—satu-satunya senjata pertahanan udara dalam arsenal Ukraina yang mampu menembak jatuh rudal balistik.

Zelensky telah memohon kepada negara-negara sekutu NATO, terutama AS, untuk mengirimkan lebih banyak rudal pencegat. Tragisnya, Amerika sendiri juga kekurangan amunisi tersebut akibat perang melawan Iran.

Menurut Zelensky, jika mengirim ke Kyiv tidak memungkinkan, dia ingin memproduksi amunisi Patriot di Ukraina atau mendapatkan izin dari Elon Musk untuk menggunakan sistem komunikasi satelit Starlink miliknya guna memandu serangan ke wilayah Rusia yang dapat menghantam peluncur rudal Moskow.

Tidak jelas berapa banyak rudal pencegat yang tersisa di Ukraina. Setelah serangan Rusia pada Jumat malam, Zelensky mengatakan bahwa pertahanan udara hanya berhasil menembak jatuh satu rudal balistik, semata-mata karena tidak adanya rudal pencegat untuk sistem Patriot.

Menurutnya, pasokan rudal pertahanan bagi Ukraina pada paruh pertama tahun ini turun menjadi sepertiga dari tingkat pasokan tahun 2025.

"Rudal pencegat balistik adalah hal yang bisa menyelamatkan nyawa mereka yang tewas hari ini," kata Zelensky di media sosial pada hari Rabu.

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |