Asing Terciduk Banyak Jual Saham Ini Jelang MSCI

12 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia — Investor asing kembali mencatat aksi jual bersih jumbo di pasar saham Indonesia pada perdagangan Senin (11/5/2026), di tengah kekhawatiran pasar menjelang pengumuman hasil review dan rebalancing indeks MSCI yang dijadwalkan pada Selasa (12/5/2026).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), asing membukukan net foreign sell Rp751,2 miliar di seluruh pasar. Nilai transaksi tercatat Rp14,89 triliun, dengan nilai jual asing mencapai Rp7,82 triliun, lebih besar dibanding beli asing Rp7,07 triliun.

Tekanan jual asing terutama terjadi di saham-saham big caps perbankan dan konglomerasi.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi saham dengan net foreign sell terbesar mencapai Rp334,7 miliar. Disusul PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp135,4 miliar dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp115,9 miliar.

Berikut daftar 10 saham dengan net foreign sell terbesar pada perdagangan kemarin:

  1. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Rp334,7 miliar
  2. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp135,4 miliar
  3. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp115,9 miliar
  4. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp89,8 miliar
  5. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Rp60 miliar
  6. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp41,9 miliar
  7. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp38,9 miliar
  8. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp38,6 miliar
  9. PT Timah (Persero) Tbk (TINS) Rp34 miliar
  10. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp30,9 miliar

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah signifikan, terseret tekanan jual di saham-saham big caps perbankan hingga konglomerasi.

Mengacu data Bursa Efek Indonesia (BEI), pada penutupan perdagangan IHSG turun 63,77 poin atau 0,92% ke posisi 6.905,62. Sebanyak 442 saham melemah, sementara hanya 251 saham menguat dan 125 stagnan.

Nilai transaksi mencapai Rp20,53 triliun dengan volume perdagangan 41,47 miliar saham dalam 2,83 juta kali transaksi.

Mengutip Refinitiv, tekanan terbesar terhadap IHSG datang dari saham perbankan jumbo. BMRI menjadi pemberat utama indeks dengan kontribusi penurunan mencapai 29,73 poin indeks. Sebagai informasi, pada perdagangan kemarin saham BMRI memasuki periode ex date.

(mkh/mkh)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |