Umat Katolik berkerudung mengikuti Prosesi Fogaréu di Goiás, Brasil, Kamis (2/3/2026), tradisi Pekan Suci yang menggambarkan pengejaran dan penangkapan Yesus Kristus dalam prosesi religius tengah malam. (REUTERS/Adriano Machado)
Prosesi tersebut diikuti puluhan farricocos atau peniten yang mengenakan jubah panjang berwarna-warni dengan tudung kerucut dan membawa obor. Mereka berjalan kaki menyusuri jalanan kota tua Goiás Velho untuk mengenang peristiwa penangkapan Yesus yang terinspirasi dari tradisi abad pertengahan. (REUTERS/Adriano Machado)
Dilansir dari Wikipedia, tradisi Fogaréu pertama kali diperkenalkan oleh pastor asal Spanyol, Perestelo de Vasconcelos, pada tahun 1745. Sejak saat itu, prosesi ini terus dilestarikan dan menjadi bagian penting dari perayaan Pekan Suci di wilayah tersebut. (REUTERS/Adriano Machado)
Sebanyak 40 farricocos berpartisipasi dalam prosesi dengan mengenakan kostum khas yang melambangkan tentara Romawi yang mencari Yesus. Kehadiran mereka menggambarkan suasana pengejaran yang dramatis dan penuh makna religius. (REUTERS/Adriano Machado)
Prosesi dimulai dari Museum Seni Suci Boa Morte dan bergerak menuju empat gereja di kota tersebut. Rute ini melambangkan peristiwa Perjamuan Terakhir, penangkapan Yesus di Taman Getsemani, hingga penyiksaan yang dialami sebelum penyaliban. (REUTERS/Adriano Machado)

6 hours ago
4
















































