Daniel Cormier Jagokan Khabib Nurmagomedov atas Islam Makhachev

8 hours ago 5

loading...

Perdebatan mengenai siapa yang lebih hebat antara Khabib Nurmagomedov dan Islam Makhachev kembali mencuat. Mantan juara UFC sekaligus anggota UFC Hall of Fame, Daniel Cormier, bahkan sudah menentukan pilihannya jika kedua petarung Dagestan tersebut bertemu dalam kondisi terbaik mereka.

Cormier memiliki alasan kuat karena pernah berlatih bersama Khabib dan Makhachev di American Kickboxing Academy. Saat diminta membayangkan duel keduanya dalam kondisi prime versus prime pada acara penimbangan UFC 330, Cormier memilih Khabib. Menurutnya, Khabib memiliki sesuatu yang sulit dijelaskan dan tidak bisa begitu saja diajarkan kepada petarung lain.

Cormier mengenang pengalamannya melihat langsung sesi latihan kedua petarung tersebut. Ia menilai kemampuan Khabib dalam mengendalikan lawan dan mencari penyelesaian pertarungan berada di level berbeda. “Saya pernah melihat mereka sparring, dan Khabib memiliki sesuatu yang berbeda,” ujar Cormier, seperti dikutip GiveMeSport.

Salah satu momen yang diingat Cormier adalah kemenangan Khabib atas Dustin Poirier di UFC 242. Khabib sempat berada dalam ancaman guillotine choke, tetapi berhasil bertahan sebelum membalikkan keadaan dan mengakhiri pertarungan melalui rear-naked choke. Bagi Cormier, kemampuan Khabib keluar dari situasi sulit sekaligus menemukan celah untuk mengakhiri pertarungan menjadi bukti keistimewaannya.

Cormier bahkan memberikan penilaian sangat tinggi terhadap mantan juara kelas ringan tersebut. “Saya tidak tahu siapa yang bisa mengalahkannya. Khabib Nurmagomedov mungkin masih menjadi juara kelas ringan UFC sampai sekarang jika dia terus bertarung. Sebagus itulah dia,” kata Cormier.

Penilaian tersebut muncul ketika Makhachev sedang membangun warisannya sendiri. Setelah mendominasi kelas ringan dan melewati rekor pertahanan gelar Khabib di kelas 155 pound, Makhachev kemudian meraih gelar UFC kedua setelah naik ke kelas welter. Ia juga berpeluang memperpanjang rekor kemenangan beruntunnya menjadi 17 pertandingan saat menghadapi Ian Machado Garry di UFC 330.

Meski Makhachev terus menambah pencapaian, Cormier tetap menilai Khabib akan menjadi pemenang jika keduanya bertemu dalam kondisi terbaik. Duel tersebut kemungkinan besar hanya akan menjadi perdebatan hipotetis karena Khabib telah pensiun tanpa kekalahan pada 2020, tetapi penilaian Cormier menjadi menarik karena ia pernah menyaksikan langsung kemampuan kedua petarung Dagestan tersebut di dalam satu tempat latihan.

(sto)

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |