Chandra Dwi Pranata, CNBC Indonesia
30 May 2026 17:45
Jakarta, CNBC Indonesia - Pelemahan rupiah tidak terjadi pada dolar Amerika Serikat (AS), tetapi juga terjadi di dolar Singapura, bahkan dengan mata uang negara tetangga yakni Malaysia.
Bahkan kini, beberapa jasa penukaran uang asing atau money changer mulai memasang harga beli dan harga jual hingga nyaris Rp18.000/US$ untuk dolar AS dan nyaris Rp14.000/SGD untuk dolar Singapura. Begitu juga ringgit Malaysia, di mana rupiah juga makin tertekan di hadapan ringgit dan saat ini di beberapa money changer sudah mencapai Rp4.500/MYR.
Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia di beberapa money changer di Jatinegara Jakarta Timur dan Kwitang Jakarta Pusat pada Jumat (29/5/2026), kurs rupiah terhadap dolar AS, dolar Singapura, dan ringgit Malaysia makin mahal.
Alex, penjaga money changer di Jatinegara mengungkapkan harga beli dan jual dolar AS semakin mahal. Harga beli dolar AS sudah mencapai Rp17.930/US$. Sedangkan harga jualnya sudah mencapai Rp18.000/US$.
"Harga beli dolar AS sudah mencapai Rp17.930/US$, kalau harga jual sekitar Rp18.000/US$, tapi tergantung kondisi uangnya," kata Alex saat ditemui CNBC Indonesia, Jumat (29/5/2026).
Sedangkan untuk harga beli dolar Singapura di tokonya sudah mencapai Rp13.910/US$ dan harga jualnya mencapai Rp14.010/US$.
"Dolar singapura juga lagi tinggi, sekarang hampir Rp14.000/US$," jelasnya.
Begitu juga ringgit Malaysia, di mana kursnya sudah mencapai Rp4.500-an.
Sementara itu, money changer di Kwitang, yakni Ayu Masagung menunjukkan harga beli dolar AS saat ini mencapai Rp17.825/US$. Sedangkan harga jualnya mencapai Rp18.000/US$.
Begitu juga dolar Singapura, di mana harga belinya mencapai Rp13.950/US$ dan harga jualnya mencapai Rp14.025/US$.
Salah satu pekerja di money changer Ayu Masagung mengatakan kurs dolar AS dan Singapura masih terus berfluktuasi, tergantung kondisi pasar.
"Masih terus berubah-ubah, sekarang mungkin harga jualnya sudah mencapai Rp18.000/US$, harga belinya nyaris sentuh Rp18.000/US$," kata salah satu pekerja di Ayu Masagung.
Sementara itu di money changer Valutama di Kwitang, mengatakan harga beli dan jual untuk penukaran mata uang asing disesuaikan dengan kurs yang ada di internet, utamanya di google.
"Iya, kami enggak ada acuan harga beli dan jual, seperti halnya money changer lainnya ya, acuannya berdasarkan yang ada di internet," kata Sarni, penjaga money changer Valutama.
Apalagi, dengan makin fluktuasinya dolar AS dan dolar Singapura, maka pihaknya cenderung kesulitan untuk menetapkan acuan harga beli dan harga jual.
"Dolar AS sama Singapura memang lagi tinggi, dan fluktuasinya juga lumayan tinggi, jadi kami kesulitan untuk menetapkan acuannya," terangnya.
Berikut rincian harga beli dan harga jual beberapa mata uang asing di beberapa money changer, Jumat (29/5/2026)
Jadi Sepi Penukar?
Beberapa money changer mencatat dolar Singapura sebetulnya kerap menjadi uang yang permintaannya cukup tinggi, terutama menjelang masa liburan anak sekolah, karena biasanya banyak masyarakat RI berlibur ke Singapura.
Namun, jasa money changer belum dapat memperkirakan dampak dari kenaikan dolar Singapura ke tingkat penukaran untuk berlibur saat ini.
Alex mengungkapkan setiap tahunnya, masyarakat cenderung menukarkan rupiah ke dolar Singapura. Namun pada tahun ini, Dia tidak dapat memperkirakan dampaknya apakah bisa mengurangi jumlah penukaran dolar Singapura.
"Yang pasti, dolar Singapura makin mahal, pasti ada dampaknya, tapi kalau dampak ke jumlah penukaran, belum terlihat ya, masih normal saja sih," ujar Alex.
Sedangkan Sarni, mengungkapkan kenaikan dolar Singapura bisa berdampak pada peningkatan permintaan, terutama untuk investasi karena dolar Singapura saat ini menjadi aset safe haven karena menjadi mata uang yang cukup stabil di Asia Tenggara.
"Kalau dampaknya sih pasti ada, ya paling diburu buat amanin aset, cuma jumlah yang tukar belum naik signifikan sih," ucap Sarni.
Selain Alex dan Sarni, sejatinya CNBC Indonesia sudah melakukan wawancara pekerja money changer di Ayu Masagung, Kwitang Jakarta Pusat. Namun, pihaknya enggan memberikan keterangan lebih lanjut.
CNBC INDONESIA RESEARCH
(chd/chd)
Addsource on Google

6 hours ago
5

















































