Efek Plastik Mahal Mulai Makan Korban, Harga Laundry Naik Rp1.000

6 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Kenaikan harga plastik mulai berdampak ke usaha dan jasa pencucian pakaian atau laundry. Mahalnya harga plastik membuat toko laundry terpaksa menaikkan harga jasa.

Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan pada Selasa (5/5/2026), jasa laundry mulai menaikkan harga sekitar Rp1.000 hingga Rp2.000, di mana sebelumnya untuk harga laundry sebesar Rp7.000 per kg, kini mencapai Rp8.000 per kg hingga Rp9.000 per kg.

Salah satunya yakni Gita, pekerja jasa laundry mengungkapkan sejak harga plastik mengalami kenaikan, harga jasa laundry pun ikut naik. Untuk laundry per kilogram reguler, dari sebelumnya Rp7.000 per kg, kini mencapai Rp8.000 per kg. Sedangkan laundry ekspres dari sebelumnya Rp14.000, menjadi Rp15.000 per kg.

"Iya naik, sejak harga plastik makin mahal, kami juga terpaksa naikkan Rp1.000," kata Gita saat ditemui CNBC Indonesia.

Meski harga jasa laundry mengalami kenaikan, tetapi pihaknya mengaku tidak ada penurunan pelanggan.

"Enggak sih, enggak ada penurunan pelanggan, mungkin juga sudah pada tahu ya kalau plastik lagi mahal," tambahnya.

Kenaikan harga bahan baku plastik sudah mulai berdampak ke usaha dan jasa pencucian pakaian atau laundry, di mana harga plastik yang makin mahal membuat toko laundry terpaksa menaikkan harga jasa. (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)Foto: Kenaikan harga bahan baku plastik sudah mulai berdampak ke usaha dan jasa pencucian pakaian atau laundry, di mana harga plastik yang makin mahal membuat toko laundry terpaksa menaikkan harga jasa. (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)

Sementara itu Rahma, pekerja jasa di laundry lainnya, juga menaikkan harga sebesar Rp1.000 hingga Rp2.000.

"Sejak plastik naik harganya, ya mau enggak mau kami naikkan juga harga laundry di sini, naiknya untuk reguler Rp1.000 ya, kalau ekspres sih Rp2.000," kata Rahma.

Di tokonya, untuk laundry reguler kini mencapai Rp9.000 per kg, dari sebelumnya Rp8.000 per kg. Sedangkan untuk ekspres menjadi Rp20.000 per kg, dari sebelumnya Rp18.000 per kg.

"Selain karena harga plastik, juga karena harga gas naik, karena kan setrika pakaian pakai gas," ujar Rahma.

(chd/wur)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |