Jakarta, CNBC Indonesia - Duta Besar Swiss untuk Indonesia Olivier Zehnder mengeluh kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait lamanya proses implementasi perjanjian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).
Hal ini ia sampaikan dalam acara International Seminar on Debottlenecking Channel yang digelar pemerintah di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (12/5/2026).
Ia mengatakan, 150 lebih perusahaan Swiss yang telah berbisnis di Indonesia ingin menambah investasinya di Indonesia. Namun, terhambat karena iklim perdagangan antara EU dan Indonesia tidak juga makin baik, akibat tak kunjung terimplementasikannya IEU-CEPA.
"Kemana kita harus menyampaikan masalah ini, karena banyak perusahaan kami yang datang menyatakan ketertarikannya untuk investasi dengan nilai yang cukup substansial di Indonesia," kata Olivier kepada Purbaya.
Merespons pernyataan itu, Purbaya menegaskan, pemerintah Indonesia kini sudah memiliki Satgas Debottlenecking yang menangani berbagai masalah hambatan usaha di Indonesia. Ketuanya ialah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dan dirinya sebagai wakil ketua.
Seluruh hambatan usaha menurutnya sudah bisa dilaporkan secara langsung ke Satgas lintas kementerian itu melalui kanal https://lapor.satgasp2sp.go.id/, dana akan segera ditindaklanjuti. Bila masih ada yang menghambat, Purbaya mengaku bisa langsung mengintervensi masalah untuk mendorong penyelesaian di kementerian atau lembaga terkait.
"Kalau implementasinya lambat, beri tahu saya. Saya akan dorong semua orang untuk bekerja keras. Saya sekarang lebih powerfull dibanding jabatan saya sebelumnya. Karena sekarang saya memiliki budget power," ungkap Purbaya.
Ia mengatakan, posisinya sekarang sebagai menteri keuangan, dari sebelumnya Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memiliki kapasitas yang kuat untuk mengintervensi masalah itu dengan memangkas anggaran K/L yang kinerjanya lambat.
"Semua kementerian, semua menteri yang memperlambat permasalahan yang kita hadapi ini, saya bisa mengurangi budget mereka," tutur Purbaya sembari tertawa.
(arj/arj)
Addsource on Google

2 hours ago
3
















































