Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS

11 hours ago 8

loading...

Cuplikan layar dari video daring yang menunjukkan serangan Iran terhadap Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania. Foto/Screenshot video X/@Sentdefender

TEHERAN - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) telah berterima kasih kepada warga sipil dan personel militer Yordania karena memberikan intelijen akurat yang digunakan untuk menyerang pasukan dan pesawat Amerika Serikat (AS) di kerajaan tersebut.

Dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan Tasnim News Agency pada Senin malam, IRGC mengeklaim bahwa rudal-rudal balistik mereka telah menargetkan pesawat angkut militer C-17 dan pesawat komando dan kendali P-8 AS di Bandara Aqaba di Yordania selatan selama serangan balasan terbarunya. "Beberapa pesawat mengalami kerusakan berat," bunyi pernyataan IRGC.

Baca Juga: Ikuti Arab Saudi, Kuwait Cari Perlindungan dari Pakistan yang Bersenjata Nuklir

IRGC mengeklaim informan Yordania telah membantu Iran menargetkan 20 hanggar yang menampung pasukan AS di wilayah Al-Azraq selama serangan sebelumnya. Mereka mengeklaim bahwa fasilitas tersebut hancur dan puluhan personel Amerika tewas, menunjukkan bahwa bahkan salah satu sekutu regional terdekat Washington pun bukan lagi "pangkalan belakang" yang aman.

IRGC menyampaikan rasa terima kasih kepada apa yang mereka sebut sebagai "rakyat terhormat dan personel militer Yordania yang berani" atas "kerja sama yang tulus dan informasi yang tepat", yang menurut mereka telah memungkinkan pasukan Iran untuk secara akurat mengidentifikasi aset militer Amerika.

Pernyataan tersebut diakhiri dengan menyerukan umat Muslim untuk membunuh personel militer Amerika di mana pun mereka bertemu, menuduh pasukan AS menginvasi lebih dari sepuluh negara Muslim, membunuh jutaan orang, dan mendukung operasi militer Zionis di Gaza dan Tepi Barat.

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |