loading...
Kapal Motor Penumpang (KMP) Putri Yasmin terbakar di perairan Selat Lombok pada Rabu (12/8/2026). Akibatnya 1 orang tewas dan 173 penumpang harus dievakuasi. Foto/YouTube SindoNews
JAKARTA - Insiden kebakaran yang kembali menimpa kapal penumpang nasional memicu reaksi keras dari parlemen. Wakil Ketua Komisi V DPR Syaiful Huda mendesak evaluasi menyeluruh kelaikan armada kapal serta sistem pelayaran di Indonesia dengan ramph check serentak.
"Berulangnya kebakaran dan kecelakaan kapal penumpang ini adalah sinyal bahaya yang tidak boleh diabaikan. Kami mendesak Kementerian Perhubungan untuk segera menggelar ramp check serentak dan masif terhadap seluruh armada kapal penumpang, khususnya di lintasan penyeberangan padat," ujar Syaiful Huda di Jakarta, Kamis (13/8/2026).
Baca juga: KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, 172 Penumpang Selamat, 1 Tewas
Diketahui Kapal Motor Penumpang (KMP) Putri Yasmin terbakar di perairan Selat Lombok pada Rabu (12/8/2026). Akibatnya 1 orang tewas dan 173 penumpang harus dievakuasi. Peristiwa ini menyusul deretan kecelakaan sebelumnya, seperti tenggelamnya Kapal Layar Motor (KLM) Nurul Salsa di Kepulauan Selayar yang merenggut 4 korban jiwa dan 14 orang hilang, serta kebakaran KMP Mutiara Sentosa II di utara Sumenep yang menyebabkan 5 orang tewas dan 41 orang hilang.
Huda mengatakan berulangnya musibah transportasi laut dalam waktu berdekatan membutuhkan langkah evaluasi menyeluruh. Langkah ramp check atau uji kelaikan kapal penumpang harus mencakup pengujian fisik secara langsung (wet test) mulai dari kesiapan alat pemadam kebakaran, sistem deteksi dini, ketersediaan dan fungsi life raft, hingga keandalan mesin serta kelengkapan navigasi.
"Pemeriksaan tidak boleh sekadar formalitas di atas kertas atau sebatas kelengkapan dokumen administratif tetapi menyangkut kondisi fisik kapal secara langsung,” ujarnya.










































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5571042/original/028163100_1777571796-WhatsApp_Image_2026-05-01_at_00.47.21.jpeg)






