Kumpulan Doa Harian Ramadhan agar Puasa Penuh Keberkahan, Lengkap Penjelasannya

4 hours ago 1
  • Mengapa umat Islam dianjurkan mengamalkan doa harian di bulan Ramadhan?
  • Apakah ada doa khusus yang diajarkan Nabi SAW untuk menyambut Ramadhan?
  • Kapan waktu yang paling tepat untuk memperbanyak istighfar di bulan Ramadhan?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh keberkahan, di mana pintu-pintu surga dibuka dan doa-doa mustajab dikabulkan. Untuk itu, penting bagi umat Islam untuk mengetahui dan mengamalkan doa harian Ramadhan agar puasa penuh keberkahan.

Dalam Islam, setiap amalan, termasuk doa dan dzikir, memiliki landasan syariat yang shahih. Hal ini untuk menghindari tercampurnya amal ibadah dengan praktik yang tidak dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Merujuk ebook Kumpulan Doa & Dzikir Ramadhan karya Ammi Nur Baits dan sejumlah sumber relevan lainnya, berikut ini doa-doa harian tersebut, lengkap dengan teks Arab, transliterasi Latin, artinya, serta penjelasan ulama dan kitab rujukannya.

Dengan mengamalkan doa-doa ini, diharapkan ibadah puasa kita semakin berkualitas dan penuh keberkahan.

1. Doa Menyambut Bulan Ramadhan

Meskipun tidak ada doa khusus yang diajarkan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk menyambut Ramadan, para sahabat dan ulama salaf terbiasa memanjatkan doa penuh harap agar dipertemukan dengan bulan mulia ini .

اللَّهُمَّ سَلِّمْنِيْ إِلَى رَمَضَانَ، وَسَلِّمْ لِيْ رَمَضَانَ، وَتَسَلَّمْهُ مِنِّيْ مُتَقَبَّلاً

Latin: Allahumma salimnii ila Ramadhaan, wa salim lii Ramadhaan, wa tasallamhu minnii mutaqabbala.

Artinya: "Ya Allah, antarkanlah aku hingga sampai kepada Ramadhan, antarkanlah Ramadhan kepadaku, dan terimalah amal-amalku di bulan Ramadhan."

Doa ini diriwayatkan dari Yahya bin Abi Katsir, seorang ulama tabi'in. Riwayat ini disebutkan oleh Ibnu Rajab Al-Hanbali dalam kitabnya yang masyhur, Lathaiful Ma'arif, sebuah kitab yang mengupas keistimewaan waktu-waktu tertentu dalam setahun, termasuk bulan Ramadhan .

2. Doa Melihat Hilal Ramadhan

Melihat hilal menandakan dimulainya bulan baru, termasuk bulan Ramadhan. Rasulullah SAW mengajarkan doa khusus untuk dibaca saat menyaksikannya, sebagai bentuk pengagungan kepada Allah atas pergantian waktu.

اللهُ أَكْبَرُ، اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ وَالْإِيْمَانِ، وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ، وَالتَّوْفِيْقِ لِمَا تُحِبُّ وَتَرْضَى، رَبُّنَا وَرَبُّكَ اللهُ

Latin: Allahu akbar, Allahumma ahillahu ‘alaina bil amni wal iman, was-salamati wal islam, wat-taufiq lima tuhibbu wa tardha, rabbuna wa rabbukallah.

Artinya: "Allah Maha Besar, Ya Allah, tampakkanlah hilal itu kepada kami dengan membawa keamanan dan keimanan, keselamatan dan Islam, serta taufik kepada apa yang Engkau cintai dan ridhai. Tuhan kami dan Tuhanmu (wahai bulan) adalah Allah."

Hadis ini diriwayatkan dari Ibnu Umar RA bahwa Rasulullah apabila melihat hilal, beliau membaca doa tersebut . Hadis ini terdapat dalam Musnad Imam Ahmad dan dinilai shahih oleh Syu'aib Al-Arnauth serta hasan oleh Al-Albani.

Syaikh Dr. Said Al-Qahthani dalam Syarh Hisnul Muslim menjelaskan bahwa doa ini hanya dibaca ketika seseorang benar-benar melihat hilal. Syaikh Al-Albani juga menegaskan bahwa saat berdoa, hendaknya menghadap kiblat, bukan menghadap ke arah hilal.

3. Memperbanyak Istighfar di Waktu Sahur

Waktu sahur (sepertiga malam terakhir) adalah waktu yang sangat istimewa. Allah Ta'ala turun ke langit dunia untuk mengabulkan doa dan permohonan hamba-Nya.

أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Latin: Astaghfirullah wa atuubu ilaih.

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah dan aku bertaubat kepada-Nya."

Allah Ta'ala memuji orang-orang yang rajin beristighfar di waktu sahur dalam QS. Ali Imran ayat 17. Ibnu Katsir dalam Tafsir-nya menyatakan, "Ayat ini menunjukkan keutamaan memperbanyak istighfar di waktu sahur."

Anjuran ini selaras dengan hadis qudsi dalam Shahih Bukhari dan Muslim yang menyebutkan bahwa Allah turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir seraya berfirman, "Siapa yang memohon ampun kepada-Ku, akan Aku ampuni.".

Tidak ada lafadz istighfar yang khusus untuk waktu ini, sehingga lafadz pendek seperti di atas sangat dianjurkan untuk diperbanyak.

4. Doa Menjelang Berbuka Puasa (Saat Masih Berpuasa)

Waktu menjelang berbuka adalah salah satu momen paling mustajab untuk berdoa. Seorang hamba dianjurkan memperbanyak doa untuk kebaikan dunia dan akhiratnya sebelum menyantap hidangan berbuka.

اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِيْ وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تَغْفِرَ لِيْ

Latin: Allahumma innii as-aluka bi rahmatikal latii wasi'at kulla syai-in an taghfira lii.

Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, agar Engkau mengampuniku."

Doa ini adalah doa yang dibaca oleh Abdullah bin Amr bin Ash radhiyallahu ‘anhuma ketika berbuka puasa. Riwayat ini terdapat dalam Sunan Ibnu Majah dan disebutkan oleh Al-Baihaqi dalam Syu'abul Iman.

Hadis tentang tiga orang yang doanya tidak ditolak, yang salah satunya adalah "orang yang berpuasa sampai dia berbuka" (HR. Tirmidzi), semakin menguatkan anjuran untuk memperbanyak doa di waktu ini.

5. Doa Setelah Berbuka Puasa

Doa ini diucapkan setelah seseorang benar-benar selesai menyantap hidangan berbuka, menandai rasa syukur karena telah diberikan kekuatan menjalankan ibadah puasa.

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوْقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

Latin: Dzahabazh-zhama'u, wabtallatil 'uruuqu, wa tsabatal ajru insyaa Allah.

Artinya: "Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan telah diraih pahala, insya Allah."

Doa ini diriwayatkan dari Ibnu Umar RA dan terdapat dalam Sunan Abu Daud serta dinilai hasan oleh Al-Albani. Syaikh Ibnu Utsaimin menjelaskan, "Hanya saja, terdapat doa dari Nabi, jika doa ini shahih, bahwa doa ini dibaca setelah berbuka. Doa ini tidak dibaca kecuali setelah selesai berbuka.".

Urutannya adalah membaca basmalah, memulai berbuka, lalu membaca doa ini. NU Online juga menegaskan bahwa membaca doa setelah selesai berbuka adalah yang paling utama, merujuk pada kitab Busyral Karim.

6. Doa untuk Tuan Rumah yang Menjamu Berbuka

Apabila kita berbuka puasa di tempat orang lain, dianjurkan untuk mendoakan tuan rumah sebagai bentuk rasa terima kasih dan balasan kebaikan.

أَفْطَرَ عِنْدَكُمُ الصَّائِمُوْنَ، وَأَكَلَ طَعَامَكُمُ الْأَبْرَارُ، وَصَلَّتْ عَلَيْكُمُ الْمَلَائِكَةُ

Latin: Afthara 'indakumush-shaa-imuun, wa akala tha'amakumul abraaru, wa shallat 'alaikumul malaa-ikah.

Artinya:"Orang-orang yang berpuasa telah berbuka di tempat kalian, orang-orang baik telah makan makanan kalian, dan para malaikat telah mendoakan kebaikan untuk kalian."

Doa ini berdasarkan hadis dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu yang diriwayatkan oleh Abu Daud, Ibnu Majah, dan Ad-Darimi.

Sanad hadis ini dinilai shahih oleh sebagian ulama. Doa ini tidak hanya untuk momen berbuka, tetapi berlaku umum ketika kita diberi makan oleh orang lain.

7. Doa Qunut Witir di Bulan Ramadhan

Shalat Tarawih dan Witir adalah amalan khas di bulan Ramadhan. Dalam shalat witir, disunnahkan untuk membaca doa qunut. Berikut adalah doa qunut yang diajarkan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

اللَّهُمَّ اهْدِنَا فِيْمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنَا فِيْمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنَا فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لَنَا فِيْمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنَا شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ

Latin: Allahummah-dinaa fii man hadait, wa 'aafinaa fii man 'aafait, wa tawallanaa fii man tawallait, wa baarik lanaa fii maa a'thait, wa qinaa syarra maa qadhait, fa innaka taqdhii wa laa yuqdha 'alaik, wa innahu laa yadzillu man waalait, wa laa ya'izzu man 'aadait, tabaarakta rabbanaa wa ta'aalait.

Artinya: "Ya Allah, berilah kami petunjuk sebagaimana orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah kami kesehatan sebagaimana orang-orang yang telah Engkau beri kesehatan. Pimpinlah kami bersama orang-orang yang telah Engkau pimpin. Berkahilah apa yang telah Engkau berikan kepada kami. Lindungilah kami dari keburukan apa yang telah Engkau tetapkan. Sesungguhnya Engkaulah yang menetapkan dan tidak ada yang menetapkan atas-Mu. Sesungguhnya tidak akan hina orang yang Engkau pimpin, dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Berkah Engkau, wahai Tuhan kami, dan Maha Tinggi."

Doa qunut ini adalah doa yang diajarkan Rasulullah kepada Hasan bin Ali radhiyallahu ‘anhuma. Hadis ini diriwayatkan oleh Imam An-Nasa'i, At-Tirmidzi, dan Ibnu Khuzaimah, serta dinilai shahih oleh para pakar hadits, termasuk Al-Albani.

Syaikh Husain Al-Awayisyah menganjurkan untuk membaca shalawat di akhir qunut, sebagaimana kebiasaan para ulama salaf.

8. Doa di Malam Lailatul Qadar

Lailatul Qadar adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan doa yang ringkas namun sangat mendalam untuk dibaca di malam yang mulia ini.

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّيْ

Latin: Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'annii.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan menyukai permintaan maaf, maka maafkanlah aku."

Doa ini adalah jawaban Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika Aisyah radhiyallahu ‘anha bertanya, "Wahai Rasulullah, jika aku menjumpai suatu malam yang merupakan Lailatul Qadar, apa yang harus aku ucapkan?" Beliau menjawab, "Ucapkanlah: Allahumma innaka 'afuwwun..." (HR. Ahmad, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan dinilai shahih oleh Al-Albani).

Catatan: Tidak ada tambahan "karim" dalam doa ini karena tidak terdapat dalam sumber-sumber hadis yang shahih

People also Ask:

Doa berkah di bulan Ramadhan?

Hilalu rusydin wa khairin (dibaca dua kali), amantu bil ladzi khalaqaka (dibaca tiga kali), alhamdulillahi ladzi dzahaba bi syahri kadza wa ja'a bi syahri kadza. Artinya: Bulan petunjuk dan kebaikan (dua kali). Aku beriman kepada Tuhan yang menciptakanmu (tiga kali).

Apa doa harian untuk bulan Ramadan?

Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sangat membutuhkan apa pun kebaikan yang Engkau kirimkan kepadaku . Bacalah doa ini setiap hari di bulan suci untuk memohon kekuatan Allah (SWT). Doa ini mengingatkan kita bahwa Allah adalah kekuatan kita, yang membantu kita bersabar selama berpuasa saat kita melewati masa-masa sulit dalam berpuasa.

5 Macam doa Harian Apa Saja?

Ringkasan AI101 Doa Harian Anak Muslim | Doa Diberi Empat Macam Kebaikan | E270.57Lima macam doa harian yang sering diamalkan meliputi doa bangun tidur, doa masuk dan keluar kamar mandi, doa sebelum dan sesudah makan, doa keluar rumah, serta doa sebelum tidur, yang semuanya mencakup rasa syukur, memohon perlindungan, dan memohon kemudahan dalam aktivitas sehari-hari. Doa-doa ini membimbing setiap momen penting, dari memulai hari hingga mengakhirinya, menjadikan setiap aktivitas sebagai ibadah.

Apa doa yang sering dibaca saat Ramadhan?

Berikut adalah beberapa doa yang sering dibaca selama bulan Ramadhan: Doa Niat Puasa Ramadhan Nawaitu shauma ghodin an adâ'i fardhi syahri ramadhâna hâdzihis-sanati lillâhi ta'âlâ. Artinya: "Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa di bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta'ala.

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |