Laba Bersih BNI (BBNI) Tembus Rp5,6 Triliun per Kuartal I-2026

6 hours ago 3
Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan (tengah), bersama Direktur Finance & Strategy BNI Hussein Paolo Kartadjoemena, dan Direktur Risk Management BNI David Pirzada berbincang sebelum menyampaikan paparan kinerja kuartal I 2026 di Gedung Grha BNI,

Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan (tengah) bersama Direktur Finance & Strategy Hussein Paolo Kartadjoemena dan Direktur Risk Management David Pirzada berbincang sebelum memaparkan kinerja kuartal I 2026 di Gedung Grha BNI, Jakarta, Rabu (29/04/2026). PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mencatat performa solid hingga periode tersebut, di tengah ketidakpastian global dan dinamika geopolitik, terutama konflik di Timur Tengah yang memengaruhi harga minyak, mendorong inflasi, serta berdampak pada kebijakan suku bunga bank sentral di berbagai negara. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan (tengah), bersama Direktur Finance & Strategy BNI Hussein Paolo Kartadjoemena, dan Direktur Risk Management BNI David Pirzada berbincang sebelum menyampaikan paparan kinerja kuartal I 2026 di Gedung Grha BNI, Jakarta, Rabu (29/04/2026).

Secara domestik, BNI memandang bauran kebijakan moneter dan fiskal menjadi penopang penting bagi perekonomian nasional. Dari sisi moneter, suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) berada pada level yang seimbang untuk mendukung pertumbuhan dan stabilitas. Selain itu, BI juga menerbitkan berbagai kebijakan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, yang penting dalam mempertahankan kepercayaan investor dan pelaku usaha di tengah tekanan global. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Pengunjung berjalan di area kawasan Fedung graha Bank BNI, Jakarta, Rabu, (29/04/2026).

Sementara dari sisi fiskal, pemerintah memberikan berbagai stimulus, seperti bantuan sosial, subsidi energi, serta dukungan bagi sektor usaha. Langkah ini bertujuan melindungi daya beli masyarakat dan menopang konsumsi domestik sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Pengunjung berjalan di area kawasan Fedung graha Bank BNI, Jakarta, Rabu, (29/04/2026).

Selain itu, pemerintah juga mendorong belanja produktif guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan daya saing nasional. Di tengah kondisi tersebut, industri perbankan tetap berada dalam posisi kuat untuk menjaga perannya sebagai penggerak ekonomi nasional ke depan. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Pengunjung berjalan di area kawasan Fedung graha Bank BNI, Jakarta, Rabu, (29/04/2026).

Dalam menghadapi dinamika tersebut, BNI optimistis mampu menunjukkan ketahanan fundamental yang telah dibangun selama bertahun-tahun. Hal ini tercermin dari kondisi permodalan dan likuiditas yang kuat, kualitas aset yang tetap terjaga, serta pencadangan yang memadai untuk mengelola risiko. BNI juga terus menerapkan langkah antisipatif guna menghadapi ketidakpastian global yang masih berlangsung. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan menyampaikan paparan kinerja Kuartal I 2026 di Gedung Grha BNI, Jakarta, Rabu (29/04/2026).

Direktur Utama BNI, Putrama Wahju Setyawan, mengatakan capaian ini mencerminkan ketahanan model bisnis perseroan yang diperkuat melalui fundamental yang solid, produktivitas, dan transformasi berkelanjutan. “BNI terus menjaga momentum pertumbuhan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta disiplin dalam pengelolaan risiko di tengah dinamika global yang penuh tantangan,” ujar Putrama. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan (tengah), bersama Direktur Finance & Strategy BNI Hussein Paolo Kartadjoemena, dan Direktur Risk Management BNI David Pirzada berbincang sebelum menyampaikan paparan kinerja kuartal I 2026 di Gedung Grha BNI, Jakarta, Rabu (29/04/2026).

Untuk memperkuat permodalan, BNI mengambil langkah proaktif dengan menerbitkan instrumen Additional Tier-1 (AT1) senilai USD700 juta atau setara Rp11,9 triliun pada April 2026. Langkah ini meningkatkan kapasitas BNI dalam mengantisipasi risiko sekaligus membuka ruang ekspansi bisnis yang sehat dan berkelanjutan. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan menyampaikan paparan kinerja Kuartal I 2026 di Gedung Grha BNI, Jakarta, Rabu (29/04/2026).

Sejalan dengan strategi tersebut, BNI juga menjalankan transformasi bisnis yang difokuskan pada wilayah, area, dan cabang melalui inisiatif BRAVE (Branch, Region, Area, Value, Empowerment). Transformasi ini bertujuan meningkatkan kapabilitas jaringan hingga unit operasional terkecil dengan memberdayakan kantor cabang dan kantor cabang pembantu sebagai titik penjualan utama produk dan layanan perbankan. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Pengunjung berjalan di area kawasan Fedung graha Bank BNI, Jakarta, Rabu, (29/04/2026).

Transformasi ini mulai dijalankan pada kuartal IV 2025 secara bertahap. Melalui implementasi BRAVE, BNI menargetkan pertumbuhan kredit dan dana murah (CASA) yang berkualitas dan berkelanjutan, diikuti peningkatan pangsa pasar serta produktivitas lebih dari 1.700 cabang BNI di seluruh Indonesia. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |