PLN Tekan Konsumsi BBM Nelayan Melalui Program Konservasi Pulau Sabira

6 hours ago 2

loading...

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya berhasil menekan konsumsi BBM nelayan melalui Program Konservasi Pulau Sabira. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya berhasil menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) nelayan hingga 66% melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Konservasi Pulau Sabira: Sabira Green and Digital Lighthouse Island. Program yang menggabungkan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir tersebut turut mengantarkan PLN meraih Predikat Platinum Alignment dengan nilai 95,75 serta ditetapkan sebagai CEPI Champion Candidate pada ajang Indonesia Green Awards 2026.

"Bagi PLN, keberlanjutan bukan hanya tentang menjaga pasokan listrik tetap andal, tetapi juga memastikan kehadiran kami memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Melalui Program Konservasi Pulau Sabira, kami berupaya menghadirkan solusi yang menyentuh aspek lingkungan, ekonomi, hingga peningkatan kapasitas masyarakat agar mampu tumbuh secara mandiri dan berkelanjutan," ujar General Manager PLN UID Jakarta Raya Moch. Andy Adchaminoerdin dalam keterangannya, Selasa (4/8/2026).

Baca Juga: Resmi, Harga BBM Solar Khusus Nelayan Dipatok Rp15.000 per Liter

Andy mengatakan program yang dijalankan sejak 2022 itu menjadi bagian dari komitmen PLN mendukung pembangunan berkelanjutan di pulau terluar Indonesia. Program tersebut mengintegrasikan pelestarian ekosistem laut, penguatan ekonomi masyarakat, pemanfaatan teknologi digital, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang sejalan dengan standar ISO 26000 dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Di sektor lingkungan, PLN bersama masyarakat telah menanam 2.000 bibit mangrove dan melakukan transplantasi 1.600 bibit terumbu karang untuk menjaga ekosistem pesisir. Perseroan juga menyediakan akses internet publik guna memperluas akses informasi sekaligus mengurangi keterisolasian masyarakat Pulau Sabira.

Pada aspek ekonomi, PLN memperkenalkan rumpon konservasi yang mampu memangkas konsumsi BBM nelayan dari sekitar 30 liter menjadi 10 liter dalam sekali melaut atau lebih hemat sekitar 66%. Selain itu, PLN mendampingi pengembangan UMKM Menara Sabira melalui modernisasi pengolahan hasil laut sehingga produk memiliki daya simpan lebih lama dan nilai tambah yang lebih tinggi.

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |