Jakarta, CNBC Indonesia - PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) resmi dibentuk untuk menaungi ekspor komoditas dalam negeri. Dampak penerimaan negara dari perusahaan ini masih akan dimonitor oleh pemerintah.
"Sudah dihitung tapi enggak ketemu angkanya. Yang jelas akan dimonitor setiap tiga bulan evaluasi," kata Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers, di Jakarta, Minggu (31/5/2026).
Dari evaluasi itu, dia mengatakan baru akan terlihat dampak PT DSI bagi penerimaan negara.
Evaluasi tiga bulan akan dilakukan setelah PT DSI mulai beroperasi 1 Juni 2026 besok. Baru pada 1 Januari 2027, perusahaan akan diimplementasi secara penuh.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan evaluasi itu juga akan memonitor penarikan pajak ekspor dan bea sekarang.
PT DSI juga diharapkan bisa mengurangi jumlah transaksi ilegal, under value, dan under pricing dari ekspor. Airlangga mengatakan ekspor ilegal pasti akan ditertibkan.
"Kalau terkait dengan ekspor ilegal yang namanya ilegal pasti akan ditertibkan, dan salah satu yang akan dilakukan PT DSI ini untuk mengurangi jumlah transaksi ilegal, transaksi under value, dan under pricing," jelas Airlangga.
(npb/fsd)
Addsource on Google

8 hours ago
4

















































