Purbaya Pede Pelemahan Rupiah Belum Ganggu Ekonomi

5 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim bahwa pelemahan nilai tukar rupiah yang terjadi saat ini belum mengganggu kondisi fiskal maupun aktivitas ekonomi nasional.

Menurutnya, pemerintah telah memperhitungkan risiko depresiasi rupiah dalam penyusunan anggaran sehingga kondisi fiskal tetap terjaga.

"Dari sisi anggaran, kami telah menghitung depresiasi rupiah mendekati level saat ini, jadi anggaran saya masih oke meskipun rupiah melemah ke level saat ini," kata Purbaya dalam Konferensi Pers di Jakarta, Minggu (31/5/2026).

Purbaya menilai secara teoritis, perekonomian yang kuat pada akhirnya akan membuat mata uang negara tersebut turut menguat. Oleh sebab itu, ia berfokus untuk memastikan pertumbuhan ekonomi domestik terus berjalan kuat dalam jangka pendek, menengah, dan panjang.

"Itu pada akhirnya akan memperkuat mata uang hampir secara otomatis karena saya percaya investor, terutama FDI dan investor asing, akan suka berinvestasi di negara yang menawarkan pertumbuhan paling menjanjikan di kawasan ini," ujar Purbaya.

Di samping itu, pertumbuhan ekonomi Indonesia juga berada di posisi kedua tercepat di G20 setelah India, yang menandakan prospek ekonomi kuat sehingga pelemahan nilai tukar rupiah belum memberikan dampak menghambat pada aktivitas ekonomi nasional.

"Dan jika kita melihat Bloomberg dan Al Jazeera, berita mengatakan bahwa AS, Iran, dan Israel sangat dekat untuk mencapai kesepakatan, bukan? Jadi prospek perdamaian, kondisi global yang lebih baik ada di sana. Dan saya percaya dalam dua atau tiga bulan ke depan akan jauh lebih baik daripada sekarang," kata Purbaya.

(fsd/fsd)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |