Jakarta, CNBC Indonesia-Neraca perdagangan Indonesia pada Februari 2026 tercatat surplus US$1,28 miliar.
Ekspor sebesar US$ 22,17 miliar atau naik 1,01% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Impor US$20,89 miliar atau tumbuh 10,58%.
"Impor mencapai US$ 20,89 miliar," kata Ateng Hartono, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS dalam konferensi pers, Rabu (1/4/2026)
Pada Februari 2026, komoditas logam dan mineral mengalami peningkatan secara tahunan. Harga logam didorong kenaikan harga emas. Sementara energi menurun secara tahunan.
Impor kumulatif tercatat US$42,09 miliar atau tumbuh 14,44%. Non migas dengan porsi terbesar mencapai US$ 36,93 miliar atau tumbuh 17,4%.
(mij/mij)
Addsource on Google

2 months ago
57










































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514742/original/096572900_1772104605-ShopeePay_Gebyar_Ramadan_2026_01.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4374521/original/081753100_1679993733-ed-us-iXUXMn_-nh8-unsplash.jpg)
