Singapura Bangun Komputer Pakai Sel Otak Biar Hemat Listrik

3 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Singapura mengembangkan data center yang menggunakan sel otak untuk memproses informasi. Inovasi ini diharapkan bisa mengurangi konsumsi energi untuk kebutuhan komputasi AI.

The Edge melaporkan bahwa pengembangan data center biologis yang menggunakan komponen "wetware" sebagai pengganti "hardware" ini dilakukan oleh DayOne, perusahaan pengemban data center. Mereka bermitra dengan startup asal Australia, Cortical Labs.

Data center tradisional menggunakan chip silicon yang membutuhkan pasokan listrik besar. Sebagai pengganti silikon, wetware adalah neuron atau saraf yang ditumbuhkan dari sel punca atau stem cell yang membentuk jejaring serupa dengan otak. 

DayOne akan menyediakan modal dan masukan untuk mendukung upaya Cortical Labs dan NUS membangun prototipe wetware.

Cortical Labs menargetkan membangun satu rak server berisi 20 unit Cortical Cloud yang akan digunakan untuk menguji kinerja dan efisiensi sistem komputer berbasis wetware.

Server akan diuji validasi di laboratorium di NUS sebelum dipindahkan ke fasilitas komersial. Uji coba komersial akan dilakukan di data center milik DayOne termasuk memastikan sistem bisa beroperasi dalam kondisi nyata.

Jika prototipe berhasil memenuhi standar, DayOne berencana membangun 1.000 unit komputer berbasis wetware di Singapura.

Sel untuk membangun platform komputer biologi akan dikembangbiakan di Life Sciences Institute Singapura.

"Sistem wetware bisa membantu peneliti melakukan pendekatan baru atas model pembelajaran, adaptasi, dan biologi. Keahlian kami dalam riset neurobiologi, terutama untuk memahami cara menghasilkan subtipe neuron manusia dan glia dari sel punca tertentu, menyediakan fondasi kuat untuk menerjemahkan prinsip biologi ini ke platform biokomputer," kata Rickie Patani, profesor di bidang neuroscience di NUS.

(dem/dem)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |