Trump Mau Perkuat Selat Hormuz, Minta China-Jepang-UK Kirim Armada

5 hours ago 3

Jakartan CNBC Indonesia - Presiden AS Donald Trump pada hari Sabtu menyerukan kepada negara-negara untuk mengirimkan kapal perang guna menjaga Selat Hormuz tetap terbuka untuk pelayaran karena pasukan Iran terus melanjutkan kampanye pembalasan mereka di tengah serangan AS dan Israel terhadap Iran.

Sekitar seperlima minyak dan gas alam cair (LNG) global biasanya melewati selat tersebut, sebuah jalur air sempit antara Iran dan Oman. Kemampuan Teheran untuk menghentikan pengiriman melalui selat tersebut dapat memberikan pengaruh besar terhadap AS dan sekutunya.

"Negara-negara di dunia yang menerima minyak melalui Selat Hormuz harus menjaga jalur tersebut, dan kami akan banyak membantu," tulis Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social. "AS juga akan berkoordinasi dengan negara-negara tersebut agar semuanya berjalan cepat, lancar, dan baik."

Dalam unggahan sebelumnya pada hari Sabtu, Trump memprediksi bahwa "Banyak negara, terutama negara-negara yang terkena dampak upaya Iran untuk menutup Selat Hormuz, akan mengirimkan kapal perang, bersama dengan Amerika Serikat, untuk menjaga agar selat tetap terbuka dan aman."

Trump menulis bahwa ia berharap China, Prancis, Jepang, Korea Selatan, Inggris, dan negara-negara lain akan mengirimkan kapal ke daerah tersebut.

"Sementara itu, Amerika Serikat akan membombardir garis pantai habis-habisan, dan terus menembak jatuh kapal-kapal Iran," tulisnya.

Negara-negara Barat telah memperkuat kehadiran militer mereka di Mediterania timur selama konflik di Iran, dengan fokus pada keamanan Siprus setelah sebuah drone buatan Iran menghantam pangkalan militer Inggris di pulau itu pada 2 Maret.

Inggris juga menjajaki opsi tambahan untuk penempatan di Teluk setelah Iran meningkatnya serangan terhadap kapal, kata Menteri Pertahanan John Healey pada hari Kamis. Pemerintah Inggris sedang berbicara dengan sekutu dan mitra tentang "berbagai opsi untuk memastikan keamanan pelayaran di kawasan itu," kata juru bicara Kementerian Pertahanan pada hari Sabtu.

Angkatan Laut Prancis mengerahkan sekitar selusin kapal angkatan laut, termasuk kelompok serang kapal induknya, ke Mediterania, Laut Merah, dan berpotensi Selat Hormuz sebagai bagian dari dukungan pertahanan kepada sekutu yang terancam oleh konflik tersebut.

Prancis telah berkonsultasi dengan negara-negara Eropa, Asia, dan Teluk Arab selama seminggu terakhir dengan tujuan untuk menyusun rencana agar kapal perang pada akhirnya mengawal kapal tanker melalui selat tersebut, kata para pejabat Prancis.

Trump mengatakan pada hari Kamis bahwa AS bersedia mengawal kapal-kapal melalui Selat Hormuz untuk melindungi mereka dari serangan Iran, karena pemerintahannya mencari cara untuk meredakan harga minyak yang tinggi akibat perang AS-Israel di Iran.

(fsd/fsd)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |