80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz

2 hours ago 4

loading...

40 kapal tanker raksasa yang mengangkut total 80 juta barel minyak mentah kini berbaris rapi, bersiap keluar secara serentak dari Selat Hormuz, menyusul penandatanganan kesepakatan damai antara AS dan Iran. Foto/Dok

JAKARTA - Gelombang raksasa pasokan energi siap membanjiri pasar global, menyusul penandatanganan kesepakatan damai antara Amerika Serikat atau AS dan Iran . Laporan data satelit terbaru mengungkapkan sebuah pemandangan luar biasa: sebanyak 40 kapal tanker raksasa yang mengangkut total 80 juta barel minyak mentah kini berbaris rapi, bersiap keluar secara serentak dari Selat Hormuz .

Berdasarkan data pelacakan maritim Vortexa yang dirilis oleh Bloomberg, kepungan armada tanker ini akhirnya mendapatkan lampu hijau untuk berlayar setelah urat nadi perdagangan laut tersebut sempat lumpuh total akibat perang AS bersama Israel melawan Iran.

Sinyal banjir minyak ini diprediksi akan langsung mengguncang peta harga energi dunia, sekaligus menjadi kabar yang paling ditunggu-tunggu oleh miliaran konsumen di seluruh bumi. Baca Juga: Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz

Asia Jadi Target Utama: RI Wajib Bersiap Amankan Pasokan

Distribusi dari 80 juta barel minyak ini akan berfokus penuh pada kawasan Asia untuk memulihkan stok kilang yang sempat sekarat selama tiga bulan terakhir. Rincian pergerakan 40 supertanker tersebut meliputi 21 Kapal Tanker dipastikan bergerak menuju pasar Asia.

5 Kapal Tanker menetapkan China sebagai destinasi akhir mereka. Lalu 5 Kapal Tanker mengarah ke Singapura dan Malaysia, yang merupakan hub transit komersial utama di Asia Tenggara (bertetangga langsung dengan Indonesia).

Satu fakta menarik yang dicatat adalah tidak ada satu pun dari tanker-tanker tersebut yang membawa minyak mentah milik Iran. Seluruh muatan tersebut merupakan pasokan dari negara-negara Arab sekutu Barat yang selama berbulan-bulan terperangkap di dalam Teluk akibat blokade maritim.

Baca Juga: AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel

Berita ini langsung meruntuhkan spekulasi liar para spekulan yang sempat menakut-nakuti publik dengan ramalan harga minyak bakal tembus ratusan dolar. Kepastian bahwa kedua belah pihak (AS-Iran) serius berdamai kali ini membuat bank-bank investasi raksasa Wall Street langsung kompak memangkas habis (slash) proyeksi harga minyak mereka untuk kuartal depan.

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |