loading...
Nova Nayla. Foto: Dok Pribadi
JAKARTA - Di era ketika gadget telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, tantangan terbesar orang tua bukan lagi sekadar membatasi waktu layar anak. Yang jauh lebih penting adalah membangun hubungan yang sehat antara anak dan teknologi. Berangkat dari keresahan tersebut, kreator digital Nova Nayla mengajak para orang tua menerapkan pendekatan mindful parenting, yakni memahami akar kebiasaan anak menggunakan gadget sebelum memberikan solusi.
Melalui akun Instagram @nova_nayla yang diikuti lebih dari 116 ribu followers dan TikTok @novanayla dengan lebih dari 234 ribu pengikut, Nova secara konsisten membagikan pengalaman serta solusi praktis yang relevan dengan tantangan keluarga modern.
Pemilik nama asli Ir. Nova Aryani, S.T., M.T., IPM. ini menyebutkan bawah gadget pada anak tidak dapat diselesaikan hanya dengan larangan atau pembatasan sepihak. Ia menilai pendekatan yang lebih efektif adalah memahami akar masalah di balik kebiasaan anak menggunakan gadget, kemudian menghadirkan alternatif aktivitas yang mampu memenuhi kebutuhan emosional maupun psikologis mereka.
“Anak-anak hidup di era digital, jadi tidak mungkin kita menutup mereka sepenuhnya dari teknologi. Yang penting adalah bagaimana orang tua mengelola penggunaannya dan menyediakan alternatif aktivitas yang lebih seru,” ujar Nova.
Baca Juga : TikTok Beri Opsi Batasi Screen Time di Aplikasi, Supaya Pengguna Tidak Ketagihan
Dari Larangan Menuju Pendekatan Problem Solving
Dalam perspektif psikologi perkembangan anak, pendekatan yang digunakan Nova mencerminkan metode problem solving yang semakin banyak diterapkan dalam keluarga urban masa kini.
Alih-alih melihat gadget sebagai sumber masalah utama, pendekatan ini berupaya mencari penyebab yang mendasari perilaku anak. Apakah anak menggunakan gadget karena bosan, membutuhkan hiburan, mencari perhatian orang tua, atau karena tidak memiliki aktivitas alternatif yang cukup menarik.
Pendekatan tersebut dinilai lebih ilmiah karena fokus pada identifikasi akar masalah sebelum menentukan solusi. Dalam konteks family wellness, metode ini membantu orang tua memahami kebutuhan emosional anak secara lebih mendalam dibanding sekadar memberikan aturan yang bersifat represif.
Menurut Nova, banyak konflik antara orang tua dan anak sebenarnya muncul karena orang tua langsung mengambil gadget tanpa memahami alasan mengapa anak begitu bergantung pada perangkat tersebut.
Ketika kebutuhan dasar anak berhasil dikenali, proses pengalihan dari layar menuju aktivitas lain menjadi jauh lebih mudah dilakukan tanpa memicu stres berlebihan pada kedua belah pihak
Baca Juga : Batasi Anak-anak Bermain Sosmed, Indonesia Panggil Google dan Meta
Tujuh Strategi Mengurangi Ketergantungan Gadget
Sebagai bagian dari edukasi yang ia bagikan kepada para orang tua, Nova memperkenalkan tujuh langkah sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.




































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514742/original/096572900_1772104605-ShopeePay_Gebyar_Ramadan_2026_01.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4374521/original/081753100_1679993733-ed-us-iXUXMn_-nh8-unsplash.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5153360/original/019704300_1741323094-1741319518672_kata-kata-bijak-lebaran-idul-fitri.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501801/original/034251400_1770956928-unnamed__13_.jpg)





