Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Apindo Deteksi Masalah di Hulu

6 hours ago 8

loading...

Apindo mengungkapkan terkait masalah PHK ribuan orang sepanjang Januari-Juli 2026. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang mencapai lebih dari 43.000 orang sepanjang Januari-Juli 2026 merupakan dampak di hilir akibat belum tuntasnya berbagai persoalan mendasar di sektor hulu industri. Dunia usaha meminta pemerintah tidak hanya berfokus pada jumlah korban PHK, tetapi segera menyelesaikan hambatan struktural agar keberlangsungan sektor riil dan penyerapan tenaga kerja tetap terjaga.

"Saya sudah sampaikan berkali-kali, jadi PHK itu cuma di hilirnya, isunya itu banyak di hulunya karena banyak PHK terjadi akibat persoalan hulu tidak bisa diselesaikan. Kami tidak mau hanya melihat angka, melainkan bagaimana solusinya agar PHK tidak terjadi, dan bagi pengusaha PHK selalu menjadi opsi terakhir," ujar Ketua Umum Apindo Shinta Kamdani saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (21/8/2026).

Baca Juga: Perkembangan AI Mulai Ubah Lanskap Pekerjaan di Sektor Teknologi China

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan, jumlah tenaga kerja yang terimbas PHK sepanjang Januari hingga Juli 2026 mencapai 43.805 orang. Gelombang efisiensi tersebut terutama berdampak pada kawasan industri manufaktur di Pulau Jawa dan sektor-sektor padat karya yang memiliki tingkat penyerapan tenaga kerja tinggi.

Shinta mengatakan sektor manufaktur padat karya masih menghadapi berbagai tekanan, mulai dari beban operasional, keterbatasan rantai pasok, ketersediaan bahan baku, hingga tingginya biaya energi. Menurut dia, persoalan tersebut perlu segera diatasi karena dapat menekan daya saing industri sekaligus mendorong perusahaan melakukan rasionalisasi tenaga kerja.

"Kebanyakan yang terdampak berhubungan dengan industri padat karya, seperti tekstil dan garmen yang dari dulu masih menjadi isu. Sektor padat karya sangat bergantung pada ketersediaan bahan baku dan pasokan gas industri yang berbiaya besar, sehingga akan sangat berdampak bila ini tidak diselesaikan," jelasnya.

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |