Nasib Tragis Mantan Bos Raksasa Properti Evergrande: Pernah Berharta Rp611 T, Kini Dihukum Seumur Hidup

3 hours ago 6

loading...

Sebuah akhir tragis dialami oleh mantan orang terkaya di Asia, Hui Ka Yan (yang juga dikenal sebagai Xu Jiayin). Foto/Dok, Shenzhen Intermediate People’s Court/WeChat

JAKARTA - Sebuah akhir tragis dialami oleh mantan orang terkaya di Asia , Hui Ka Yan (yang juga dikenal sebagai Xu Jiayin). Pengadilan Menengah Rakyat Shenzhen (Shenzhen Intermediate People's Court) mengumumkan vonis hukuman penjara seumur hidup serta penyitaan seluruh harta benda pribadinya atas berbagai kejahatan finansial dan penipuan raksasa yang mengguncang perekonomian China.

Mengutip berita laporan langsung dari Xinhua News, pengadilan menetapkan denda yang sangat masif bagi entitas korporasi, yakni denda 8,82 miliar yuan (sekitar USD1,23 miliar) untuk Evergrande Group serta denda tambahan 7 miliar yuan untuk unit Evergrande Real Estate. Laporan mendalam mengenai babak akhir skandal finansial ini dirilis oleh Global Times.

Kronologi Jatuhnya Sang Raja Properti China

Hui Ka Yan memulai impian propertinya dari latar belakang keluarga miskin di wilayah pedesaan China sebelum mendirikan Evergrande pada tahun 1996. Lewat strategi ekspansi agresif berbasis modal pinjaman utang masif, Evergrande sempat tumbuh menjadi pengembang properti nomor satu di China dengan valuasi pasar saham melampaui USD50 miliar.

Baca Juga: Mengintip Krisis Properti China: Terbelit Utang Rp180.000 Triliun hingga 3 Miliar Apartemen Hantu

Namun, roda nasib berputar drastis setelah pemerintah China meluncurkan kebijakan pembatasan utang ketat (three red lines) pada tahun 2020. Sistem pra-penjualan bermasalah, perusahaan diketahui menyerap dana pra-penjualan ratusan juta dolar dari calon pembeli rumah yang tidak digunakan untuk konstruksi, melainkan dialirkan ke proyek baru hingga memicu ratusan proyek apartemen terbengkalai.

Lalu mencuat laporan soal manipulasi laporan keuangan. Pada Maret 2024, regulator mendenda Hui sebesar USD6,5 juta setelah terbukti melambungkan angka pendapatan perusahaan secara fiktif hingga USD78 miliar.

Lalu berujung pada delisting pasar saham, setelah saham Evergrande kehilangan 99% valuasinya sebelum akhirnya resmi ditendang (delisted) dari bursa Hong Kong pada Agustus 2025.

Jejak Mantan Orang Terkaya Asia

Xu Jiayin, yang juga dikenal sebagai Hui Ka Yan, bos Evergrande, raksasa properti China ditahan oleh polisi pada 2023. Mengutip Reuters, Hui Ka Yan dibawa pergi oleh polisi sejak awal bulan September 2023 dan diawasi secara ketat di sebuah lokasi yang telah ditentukan.

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |