loading...
Di antara para sahabat, terdapat sosok yang dikenal memiliki kemiripan dengan Rasulullah SAW, baik dari sisi rupa maupun perilakunya. Ia adalah Jafar bin Abi Thalib radhiyallahu anhu, sepupu Rasulullah SAW. Foto ilustrasi/ist
Ciri-ciri fisik Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam (SAW) dikenal sangat indah dan menakjubkan. Gambaran tentang sosok Rasulullah SAW ini diabadikan dalam berbagai riwayat yang disampaikan para sahabat, termasuk Sayyidina Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu.
Bagi para sahabat , Rasulullah SAW bukan sekadar seorang nabi dan rasul. Mereka menyaksikan secara langsung sosok mulia yang memiliki keindahan fisik sekaligus kemuliaan akhlak.
Hal ini berbeda dengan umat Islam pada masa sekarang yang tidak pernah berjumpa langsung dengan Rasulullah SAW. Kecintaan kepada beliau dibangun melalui Al-Qur'an, hadis, serta berbagai riwayat yang menggambarkan kehidupan, sifat, akhlak, dan perjuangan beliau.
Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu merupakan sepupu sekaligus menantu Rasulullah SAW. Ia menikah dengan putri Nabi, Fatimah az-Zahra radhiyallahu 'anha. Ali juga dikenal sebagai khalifah keempat dari Khulafa ar-Rasyidin.
Baca juga: Mengapa Umat Islam Perlu Mempelajari Sirah Nabawiyah? Ini 8 Keutamaannya
Dalam riwayat yang dinukil dalam Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam, Ali menggambarkan sosok Rasulullah SAW dengan begitu detail.
Gambaran Fisik Rasulullah SAW
Ali bin Abi Thalib menuturkan bahwa Rasulullah SAW memiliki postur tubuh yang sedang. Beliau tidak terlalu tinggi dan tidak pula pendek. Rambutnya tidak terlalu keriting, tetapi juga tidak lurus kaku. Rambut beliau bergelombang atau ikal sebagaimana umumnya rambut orang Arab.
Rasulullah SAW juga tidak bertubuh gemuk. Wajah beliau tidak bulat, dengan kulit yang cerah. Bulu mata beliau panjang, tulang persendiannya besar, dan kjuduedua pundaknya lebar.
Rambut di bagian dada, perut, bahu, kedua tangan, dan betis beliau digambarkan tipis. Sementara daging telapak tangan dan kaki beliau kuat.
Ketika berjalan, Rasulullah SAW tampak seolah-olah sedang menuruni jalan. Jika menoleh kepada seseorang, beliau tidak hanya memalingkan kepala, tetapi menghadapkan seluruh tubuhnya.






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5571042/original/028163100_1777571796-WhatsApp_Image_2026-05-01_at_00.47.21.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5640990/original/043525100_1778245879-haj5.jpg)







