loading...
Pasukan Houthi Yaman saat parade militer. Kelompok ini kembali berperang melawan Arab Saudi. Foto/Middle East Monitor
JAKARTA - Houthi bukan sekadar kelompok bersenjata yang didukung Iran. Mereka lahir dari konflik internal Yaman, kemudian berubah menjadi kekuatan militer yang mampu menyerang Arab Saudi dan mengancam salah satu jalur perdagangan laut terpenting dunia.
Nama Houthi kembali menjadi perhatian dunia internasional setelah kelompok yang menguasai sebagian besar wilayah barat dan utara Yaman itu meningkatkan serangan terhadap Kerajaan Arab Saudi selama beberapa hari terakhir.
Baca Juga: Media Zionis: Pangeran Mohammed bin Salman Minta Bantuan Israel untuk Melawan Houthi Yaman
Serangan rudal dan drone Houthi menyasar sejumlah target di Arab Saudi, sementara pasukannya bergerak di sepanjang pesisir Laut Merah menuju kawasan strategis Bab el-Mandeb. Perkembangan ini menghidupkan kembali kekhawatiran bahwa perang Yaman dapat berubah menjadi ancaman terhadap perdagangan dan pasokan energi dunia, sebagaimana dikutip Reuters.
Namun, siapa sebenarnya Houthi? Mengapa mereka memerangi Arab Saudi? Dan mengapa kelompok dari salah satu negara termiskin di Timur Tengah ini mampu bertahan menghadapi kekuatan militer Arab Saudi selama bertahun-tahun?
Jawabannya tidak sesederhana “Houthi adalah proksi Iran”.
Siapa Sebenarnya Kelompok Houthi?
Kelompok Houthi, yang nama resminya Ansar Allah, merupakan gerakan politik, keagamaan dan bersenjata yang berakar di Yaman utara.
Gerakan ini tumbuh dari komunitas Zaidi, salah satu cabang Syiah yang memiliki sejarah panjang di Yaman. Pada 1990-an, gerakan kebangkitan identitas Zaidi berkembang di tengah ketidakpuasan terhadap pemerintah Yaman dan pengaruh Arab Saudi serta Amerika Serikat (AS).
Salah satu tokoh penting dalam fase awal gerakan tersebut adalah Hussein Badreddin al-Houthi.
Pada 2004, Hussein memimpin pemberontakan terhadap pemerintah Presiden Ali Abdullah Saleh. Dia tewas pada tahun yang sama, tetapi gerakan yang kemudian dikenal sebagai Houthi justru terus berkembang.
Kepemimpinan kemudian beralih kepada saudaranya, Abdul-Malik al-Houthi, yang hingga kini menjadi pemimpin utama kelompok tersebut. Dewan Keamanan PBB mencatat Abdul-Malik al-Houthi mengambil alih kepemimpinan Houthi setelah kematian Hussein pada 2004.
Fakta ini penting karena menunjukkan bahwa Houthi sudah menjadi gerakan pemberontak Yaman jauh sebelum perang dengan Arab Saudi dimulai pada 2015.
Perubahan terbesar terjadi setelah pergolakan Arab Spring mengguncang Yaman pada 2011.
Presiden Ali Abdullah Saleh turun dari kekuasaan dan digantikan Abdrabbuh Mansur Hadi. Namun, pemerintahan baru gagal menciptakan stabilitas.
Ekonomi memburuk, konflik politik meningkat dan negara terpecah di antara berbagai kelompok bersenjata. Houthi memanfaatkan situasi tersebut.
Pada September 2014, pasukan Houthi dan sekutunya merebut Sana'a, ibu kota Yaman. Mereka kemudian memperluas pengaruh ke wilayah lain dan bergerak menuju selatan.
Pada awal 2015, Presiden Hadi melarikan diri dari Sana'a ke Aden setelah Houthi mengambil alih sejumlah institusi pemerintahan.
PBB mencatat pengambilalihan Sana'a oleh Houthi pada September 2014 sebagai salah satu titik balik utama yang kemudian membawa Yaman menuju perang terbuka.
Bagi Arab Saudi, perkembangan ini merupakan ancaman strategis. Sebab Yaman bukan negara yang jauh, melainkan berbatasan langsung dengan Arab Saudi.
Mengapa Arab Saudi Memerangi Houthi?
Arab Saudi melihat dua persoalan sekaligus. Pertama, Houthi muncul sebagai kekuatan bersenjata yang menguasai ibu kota negara tetangga Saudi.
Kedua, hubungan Houthi yang semakin erat dengan Iran, rival utama Saudi di kawasan.
Jika Houthi mampu menguasai sebagian besar Yaman, Riyadh menghadapi kemungkinan munculnya kekuatan yang bersekutu dengan Iran tepat di perbatasan selatannya.
Presiden Hadi kemudian meminta bantuan negara-negara Teluk dan Liga Arab.













































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7233750/original/063355400_1780018368-1.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6600625/original/041656800_1779437299-1.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6919264/original/006846600_1779689758-1.jpg)