Sinergi Polri-Swasta Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Daerah

39 minutes ago 2

loading...

PT Triputra Agro Persada Tbk melalui inisiatif TAP Untuk Negeri memandang ketahanan pangan sebagai bagian dari komitmen pembangunan berkelanjutan. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus didorong melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, aparat, dunia usaha, dan kelompok tani. Sinergi ini dinilai tidak hanya menjaga produktivitas pangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di daerah.

Wakapolda Jambi Brigjen Pol. B. Ali mengatakan pihaknya terus mendorong pengembangan pertanian jagung sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional. “Memasuki Kuartal II tahun 2026 hingga Mei ini, binaan Polda Jambi telah melakukan penanaman jagung seluas 569,13 hektar dengan target tahun 2026 mencapai 2.370 hektar,” ujarnya dalam keterangan pers, Kamis (21/5/2026).

Baca Juga: Bupati Hasbi Tegaskan Lebak Siap Jadi Lumbung Pangan Nasional

Kolaborasi tersebut tercermin dalam kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang digelar Polda Jambi bersama PT Brahma Bina Bakti (BBB), bagian dari PT Triputra Agro Persada Tbk, di Desa Suko Awin Jaya, Kabupaten Muaro Jambi. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda nasional yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah dan terhubung secara virtual bersama Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, turut dilakukan groundbreaking pembangunan 10 gudang ketahanan pangan Polri serta peluncuran operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sejumlah pejabat daerah, unsur Forkopimda, perbankan, Bulog, serta kelompok tani juga hadir dalam kegiatan tersebut.

Di Provinsi Jambi, hingga Mei 2026, luas tanam jagung binaan Polda Jambi telah mencapai lebih dari 569 hektar, dengan realisasi serapan hasil panen oleh Bulog mencapai 381 ton. Pada kegiatan panen raya di tujuh titik wilayah hukum Polda Jambi, total luas lahan mencapai 14,3 hektar dengan estimasi produksi sekitar 35 ton yang seluruhnya terserap Bulog.

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |