Trump Murka dengan Laporan AS Kekurangan Amunisi di Tengah Perang Iran: 'Sampah Pengkhianat!'

3 hours ago 4

loading...

Presiden Donald Trump marah dengan media yang beritakan AS kekurangan amunisi di tengah perang melawan Iran. Foto/The White House

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meluapkan kemarahannya pada media dan orang-orang yang melaporkan bahwa Amerika kekurangan amunisi di tengah perang melawan Iran. Dia menyebut pihak-pihak yang membuat laporan itu telah melakukan pengkhianatan.

"Mereka melakukan itu karena lebih memilih melihat Amerika Serikat KALAH dalam perang yang sebenarnya sedang kita MENANGKAN dengan mudah, daripada melihat saya MENANG," kesal Trump dalam unggahan di Truth Social pada Kamis.

Baca Juga: Rusia Diam-diam Bantu Iran Membangun Rudal yang Mampu Targetkan Kapal Induk AS

Dalam unggahan kedua, Trump menegaskan bahwa AS memiliki jumlah amunisi yang nyaris tidak terbatas.

Dia mengatakan AS memiliki lebih banyak amunisi kelas menengah hingga tinggi daripada yang dapat digunakan dalam operasi saat ini maupun perang potensial lainnya. Trump juga mengeklaim bahwa AS memproduksi amunisi pada “tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.”

"Bagi para SAMPAH pengkhianat yang menolak memberitakan secara akurat mengenai Operasi Militer kita di Iran: kita memiliki persediaan amunisi kelas menengah hingga tinggi dalam jumlah yang praktis tak terbatas—jauh melampaui apa pun yang mungkin kita butuhkan untuk operasi ini ataupun perang lainnya (yang kemungkinannya sangat kecil!) yang mungkin saja terjadi," lanjut unggahan Trump.

“Kami menimbun dan mempersiapkan diri untuk menghadapi kemungkinan apa pun yang dapat terjadi,” imbuh dia.

Trump menambahkan bahwa Washington saat ini mempertahankan amunisi untuk kebutuhan militernya sendiri, bukan menjualnya kepada negara lain. Namun, dia mengatakan penjualan senjata kepada sekutu AS akan kembali dilakukan segera.

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |