loading...
AS kerahkan kapal induk USS George Washington ke Timur Tengah, yang akan jadi kekuatan baru dalam perang melawan Iran. Foto/airpac.navy.mil
WASHINGTON - Kapal induk Amerika Serikat (AS), USS George Washington, yang berbasis di Pasifik telah mulai bergerak menuju Timur Tengah di tengah munculnya laporan mengenai masalah kesehatan mental ribuan awak dan pasokan di atas kapal USS Abraham Lincoln yang telah lama dikerahkan. Pengerahan kapal George Washington akan menjadi kekuatan baru Amerika dalam perang melawan Iran.
USS Abraham Lincoln telah mendukung perang AS melawan Iran, dan penempatannya mencakup rekor waktu tanpa henti di laut selama lebih dari 260 hari. Sejumlah anggota Kongres dari Partai Demokrat mendesak Pentagon untuk memberikan pertanggungjawaban terkait kondisi ribuan awak di atas kapal induk tersebut—kondisi yang menurut Menteri Perang Pete Hegseth pada hari Kamis telah "digambarkan sebagai keliru."
Baca Juga: 'Kelelahan' 250 Hari di Laut, Kapal Induk Abraham Lincoln Akan Mundur dari Perang Iran
Penempatan kapal induk dalam jangka waktu lama selama perang melawan Iran telah menimbulkan kekhawatiran mengenai dampaknya terhadap personel militer yang jauh dari rumah dalam waktu lama, serta meningkatnya beban pada kapal dan peralatannya. Meskipun ketegangan antara AS dan Iran telah mereda dalam beberapa minggu terakhir, Angkatan Laut Amerika telah memberlakukan kembali blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran di Selat Hormuz yang vital, dan pemerintahan Trump belum memberikan kejelasan mengenai bagaimana mereka berniat mengakhiri perang tersebut.
Hegseth mengatakan kepada para wartawan bahwa AS dapat mempertahankan blokade tersebut untuk waktu yang tidak terbatas.
USS George Washington meninggalkan pelabuhan di Da Nang, Vietnam, pekan lalu, menurut pernyataan Angkatan Laut Amerika. Kapal induk tersebut, bersama dengan sebuah kapal penjelajah dan kapal perusak destroyer, sejak saat itu terlihat melintasi Selat Singapura.
Seorang pejabat Angkatan Laut, yang berbicara dengan syarat anonimitas untuk memaparkan detail sensitif mengenai kapal tersebut, mengonfirmasi bahwa kapal USS George Washington berada di Selat Malaka—jalur yang menghubungkan Samudra Pasifik dan Hindia—dan sedang dalam perjalanan menuju Samudra Hindia.
The Wall Street Journal sebelumnya melaporkan bahwa kapal George Washington akan menggantikan kapal Abraham Lincoln sebagai salah satu dari dua kapal induk yang saat ini ditempatkan di Timur Tengah.
Langkah ini akan membuat perairan Pasifik tanpa kehadiran kapal induk AS untuk jangka waktu yang belum diketahui. Pemerintahan Trump memandang China, kekuatan dominan di kawasan tersebut, sebagai "kekuatan yang sudah mapan" yang hanya perlu dicegah agar tidak mendominasi AS atau sekutunya, dan bukan sebagai musuh global utama sebagaimana dipandang di bawah pemerintahan Joe Biden.










































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5571042/original/028163100_1777571796-WhatsApp_Image_2026-05-01_at_00.47.21.jpeg)






