Perkuat Posisi Tawar RI, Prabowo: Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Beroperasi 1 Januari 2027

5 hours ago 4

loading...

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa Bursa Mineral dan Komoditas Strategis nasional dijadwalkan resmi beroperasi penuh mulai 1 Januari 2027. Foto/Dok

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa Bursa Mineral dan Komoditas Strategis nasional dijadwalkan resmi beroperasi penuh mulai 1 Januari 2027. Langkah tersebut diambil untuk memperkuat posisi tawar serta kedaulatan komoditas ekspor Indonesia di pasar internasional.

“Dengan dukungan DPR kita rencanakan 1 Januari 2027, kita akan memiliki bursa komoditas sendiri,” kata Prabowo dalam Keterangan Pemerintah atas RUU APBN 2027 beserta Nota Keuangan pada Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Untuk mengejar target operasional tersebut, pemerintah bersama DPR RI bakal segera merampungkan payung hukum dan regulasi teknis pendukungnya sebelum akhir kuartal ketiga tahun ini. “Kami targetkan, ketentuan penyelenggaraan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis segera dibahas dengan DPR RI dan diterbitkan paling lambat 17 September 2026,” ungkapnya.

Baca Juga: Awasi Bursa Mineral, OJK Bakal Tambah Kepala Eksekutif Baru

Presiden menekankan bahwa fokus utama pembentukan bursa komoditas ini adalah menghadirkan harga acuan nasional (Indonesia Reference Price) bagi seluruh produk ekspor unggulan tanah air. “Dengan ini, kita akan membangun Indonesia Reference Price, harga referensi Indonesia, untuk komoditas-komoditas utama ekspor Indonesia,” kata Prabowo.

Melalui bursa terintegrasi ini, pemerintah ingin menciptakan ekosistem perdagangan komoditas yang kredibel, aman, dan berintegritas tinggi dengan ruang manipulasi yang minim. Baca Juga: Kantor Staf Presiden Beri Penjelasan soal Ketentuan Larangan Ekspor Logam Tanah Jarang RI

“Kita ingin membangun pasar yang dalam, transparan, likuid, dan dipercaya dunia. Produsen, petani, eksportir, pembeli, dan investor akan bertemu dalam satu sistem yang diawasi, dengan data transaksi yang lebih terang dan ruang manipulasi yang semakin sempit,” ungkapnya.

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |