Prabowo Sebut Ekonomi RI Cetak Rekor 13 Tahun di Tengah Ketidakpastian Global

8 hours ago 7

loading...

Presiden Prabowo Subianto mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester-I 2026 mencapai 5,45%. Menurut Prabowo, angka tersebut menjadi pertumbuhan semester I tertinggi dalam 13 tahun terakhir. Foto/Dok

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester-I 2026 mencapai 5,45% untuk menjadi pertumbuhan semester I tertinggi dalam 13 tahun terakhir. Lantaran itu Prabowo mengaku bersyukur perekonomian Indonesia tetap tumbuh di tengah tekanan dan ketidakpastian global.

Pada 2026, dunia diwarnai meningkatnya harga energi global karena perang, suku bunga global tinggi, hingga nilai tukar mata uang berbagai negara yang tertekan. Baca Juga: Prabowo Beberkan Kerjaan PT DSI: Awasi 6.500 Transaksi Ekspor Komoditas, Devisa Tambah Rp89 T

"Namun di tengah tekanan dan ketidakpastian global tersebut, kita bersyukur perekonomian kita tetap berdiri tegak. Ekonomi kita pada semester I tahun ini tumbuh tertinggi dalam 13 tahun terakhir," ujar Prabowo dalam Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU Tentang APBN TA (Tahun Anggaran) 2027 beserta Nota Keuangan dan Dokumen Pendukungnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Selain itu Presiden Prabowo juga menjelaskan inflasi secara tahunan terkendali dengan permintaan domestik tetap kuat di level 2,88%. Hingga Juli 2026, Prabowo menyebut Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) bekerja secara optimal.

Hal ini dapat dilihat dari sejumlah indikator, di antaranya pendapatan negara naik 21,3% secara tahunan, belanja negara naik 18,2% secara tahunan, serta defisit APBN yang tetap terjadi sebesar 0,91% terhadap PDB.

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |