Nasib Pria Kosovo: Jadi Mata-mata CIA hingga Menyusup ke al-Qaeda, tapi Kini Bakal Diusir AS

15 hours ago 9

loading...

Blerim Skoro, pria Kosovo yang menjadi mata-mata CIA hingga menyusup ke al-Qaeda. Dia sekarang ditangkap ICE dan terancam dideportasi dari AS. Foto/Susan Skoro/CBS News

WASHINGTON - Seorang pria kelahiran Kosovo mengaku telah bertahun-tahun bekerja secara rahasia untuk Badan Intelijen Pusat (CIA) Amerika Serikat (AS) dan membantu pihak berwenang memburu para teroris. Namun, dia sekarang menghadapi ancaman deportasi dari AS.

Menurut laporan CBS News, Jumat (21/8/2026), Blerim Skoro (55), ayah tiga anak, ditangkap oleh Immigration and Customs Enforcement (ICE) pada 3 Agustus ketika berada di kantor imigrasi di New Jersey untuk memperbarui dokumen keimigrasiannya.

Baca Juga: Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat

Tim pengacara Skoro telah membawa kasus tersebut ke pengadilan federal untuk menghentikan deportasinya ke Kosovo. Mereka berpendapat bahwa pemerintah AS sebelumnya telah melindunginya dari deportasi karena adanya bahaya yang mungkin dihadapinya di Kosovo akibat dugaan pekerjaannya untuk sejumlah badan AS.

Istri Skoro, Susan, berada bersamanya ketika dia ditangkap di kantor imigrasi New Jersey. Dia mengatakan petugas ICE segera bergerak setelah Skoro melakukan registrasi di meja depan.

“Mereka mengkhianatinya. Dia sudah menjalani hukumannya. Dia hampir kehilangan nyawanya, dan tidak ada seorang pun yang peduli. Dia pantas mendapatkan pengampunan,” katanya.

“Dia tidak bisa dideportasi ke mana pun dengan aman. Kami selalu melihat ke belakang,” ujarnya.

Skoro, yang kini bekerja sebagai sopir taksi di Staten Island, memiliki istri dan anak-anak berkewarganegaraan Amerika. Pengacaranya mengatakan Skoro pada dasarnya pernah dijanjikan kesempatan untuk tetap tinggal di AS karena pekerjaan yang dilakukannya untuk lembaga penegak hukum dan intelijen Amerika.

Pengedar Narkoba yang Jadi Informan Pemerintah AS

Hubungan Skoro dengan otoritas AS dilaporkan bermula setelah dia ditangkap karena menyelundupkan heroin pada 2000.

Dia datang ke AS pada 1994 setelah melarikan diri dari konflik di Kosovo dan mengajukan suaka. Menurut pengakuannya, dia kemudian terlibat dalam perdagangan narkoba karena kesulitan menghidupi keluarganya.

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |